Siapa Itamar Ben Gvir? Menteri Garis Keras Israel yang Viral usai Hina Aktivis Gaza

AKURAT.CO Nama Itamar Ben Gvir kembali menjadi sorotan dunia setelah video dirinya mengejek aktivis kapal bantuan Gaza viral dan memicu kecaman internasional.
Menteri Keamanan Nasional Israel itu menuai kritik tajam setelah mengunggah rekaman para relawan Global Sumud Flotilla yang ditahan dalam kondisi tangan terikat dan berlutut di atas kapal militer Israel.
Dalam salah satu video, Ben Gvir terlihat mengibarkan bendera Israel di depan para tahanan. Video lain memperlihatkan ia meneriakkan slogan “Am Israel Chai” sambil mengejek seorang aktivis yang sedang berlutut dengan tangan diikat.
Aksi tersebut memicu kemarahan sejumlah negara Eropa hingga sekutu Israel sendiri. Bahkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ikut mengkritik cara Ben Gvir memperlakukan para tahanan.
Dari Aktivis Ekstrem hingga Menteri Berpengaruh
Ben Gvir dikenal sebagai salah satu tokoh paling kontroversial di politik Israel. Saat remaja, ia bahkan ditolak mengikuti wajib militer karena pandangannya dianggap terlalu ekstrem.
Politikus berusia 50 tahun itu pernah beberapa kali dihukum atas kasus rasisme dan dukungan terhadap organisasi teroris.
Namanya mulai dikenal luas pada 1995 setelah mencopot ornamen mobil Perdana Menteri Israel saat itu, Yitzhak Rabin, beberapa minggu sebelum Rabin dibunuh ekstremis Yahudi.
Ben Gvir juga dikenal sebagai pengikut Rabbi radikal Meir Kahane dan lama aktif dalam gerakan ultranasionalis Yahudi yang mendukung perluasan permukiman Israel di Tepi Barat.
Meski lama berada di pinggiran politik, popularitasnya meningkat seiring menguatnya politik sayap kanan di Israel.
Kerap Picu Kontroversi
Sebelum masuk parlemen pada 2021, Ben Gvir bekerja sebagai pengacara yang kerap membela kelompok ekstremis Yahudi yang dituduh melakukan kekerasan terhadap warga Palestina.
Sebagai Menteri Keamanan Nasional, ia membawahi kepolisian Israel, layanan penjara, serta unit polisi perbatasan di wilayah Tepi Barat.
Ben Gvir dikenal sering melontarkan pernyataan keras terhadap warga Palestina dan demonstran anti-pemerintah.
Pada 2022, ia sempat viral setelah mengacungkan pistol di kawasan Yerusalem dan meminta polisi menembak pelempar batu Palestina.
Selama perang Gaza berlangsung, Ben Gvir juga secara terbuka menolak masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza meski badan internasional memperingatkan ancaman kelaparan besar-besaran.
Ia bahkan mengklaim pernah menggagalkan upaya gencatan senjata Gaza dalam pemerintahan Netanyahu.
Disanksi Sejumlah Negara Barat
Kontroversi Ben Gvir membuat sejumlah negara Barat menjatuhkan sanksi terhadap dirinya pada 2025.
Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Norwegia menuduhnya menghasut kekerasan ekstrem terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Sementara Belanda melarang Ben Gvir memasuki wilayahnya.
Meski kerap menuai kecaman internasional, Ben Gvir tetap menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam koalisi pemerintahan Netanyahu dan terus mendapat dukungan dari kelompok nasionalis garis keras Israel.
Sumber: Independent
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








