Kenapa Robert F Prevost Memilih Nama Paus Leo XIV? Ternyata Ini Makna dan Artinya

AKURAT.CO Kenapa Robert F Prevost memilih nama Paus Leo XIV? Ternyata ini makna dan artinya.
Baru-baru ini, Paus Leo XIV terpilih menggantikan Paus Fransiskus sebagai pemimpin baru Gereja Katolik Roma.
Nama "Leo XIV" yang dipilih oleh Robert F. Prevost bukan hanya sekadar nama, melainkan membawa makna sejarah dan arah pelayanan yang ingin ia wujudkan.
Meski tidak ada aturan tertulis dalam tradisi Katolik mengenai pemilihan nama paus, setiap nama memiliki bobot simbolis yang dalam.
Baca Juga: Paus Leo XIV Penerus Paus Fransiskus, Ini Profil dan Fakta Menariknya
Nama tersebut biasanya mencerminkan visi spiritual dan pendekatan pastoral paus baru terhadap Gereja dan dunia.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut makna dan sejarah nama Leo.
Makna Nama Leo
Dalam bahasa Latin, Leo berarti “singa”, simbol keberanian, kekuatan, dan kepemimpinan. Namun, dalam konteks kepausan, nama ini juga sarat sejarah.
Telah ada 13 paus sebelumnya yang menggunakan nama Leo, dan dua di antaranya sangat terkenal dalam sejarah Gereja: Paus Leo I (Leo Agung) dan Paus Leo XIII.
Paus Leo I: Si Penghadang Attila the Hun
Paus Leo I menjabat antara tahun 440 hingga 461 dan dikenal luas karena berhasil membujuk Attila the Hun agar tidak menyerang kota Roma.
Ia juga dikenal sebagai teolog besar dan penulis Leo’s Tome, sebuah dokumen penting dalam pembentukan doktrin Gereja mengenai kodrat Yesus Kristus yang sepenuhnya manusia dan sepenuhnya ilahi.
Baca Juga: Pimpin Takhta Suci Vatikan, Robert Francis Prevost Jadi Paus Pertama dari AS
Paus Leo XIII: Pelopor Ajaran Sosial Katolik
Nama Leo juga menjadi rujukan kuat pada Paus Leo XIII, paus terakhir yang menggunakan nama ini sebelum Robert F. Prevost.
Memimpin dari tahun 1878 hingga 1903, Leo XIII terkenal karena menulis Rerum Novarum, ensiklik yang menjadi fondasi ajaran sosial modern Gereja Katolik.
Ia berbicara lantang tentang hak-hak buruh, keadilan sosial, dan tanggung jawab sosial di era industrialisasi—nilai-nilai yang relevan hingga saat ini.
Menurut Vatikan, pilihan nama Leo XIV merupakan bentuk penghormatan langsung terhadap Paus Leo XIII.
Direktur Takhta Suci Matteo Bruni menyebut bahwa nama ini mengindikasikan ketertarikan Paus baru dalam melanjutkan semangat keadilan sosial yang telah diletakkan oleh pendahulunya.
Tradisi Memilih Nama Paus
Sejak lebih dari 470 tahun lalu, setiap paus baru secara konsisten memilih nama baru saat naik takhta, sebagai simbol perubahan hidup dan komitmen baru.
Baca Juga: Asap Putih! Habemus Papam, Paus Baru Sudah Terpilih!
Nama tersebut sering kali dipilih untuk menghormati pendahulunya atau santo tertentu yang menjadi teladan hidup rohani mereka.
Misalnya, Paus Fransiskus memilih nama yang belum pernah digunakan sebelumnya, merujuk pada Santo Fransiskus dari Assisi, simbol kesederhanaan dan keberpihakan pada kaum miskin.
Sedangkan nama-nama seperti Petrus belum pernah dipakai ulang, karena dianggap terlalu sakral untuk diulang, merujuk pada Santo Petrus, paus pertama dalam sejarah Gereja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian







