Israel Klaim Tangkap Ratusan Pejuangan Hamas dan Jihad Islam di Rumah Sakit Al Shifa Gaza
Sulthony Hasanuddin | 22 Maret 2024, 16:22 WIB

AKURAT.CO Juru Bicara Militer Israel mengatakan pasukannya telah menahan ratusan pejuang Hamas dan Jihad Islam termasuk sejumlah pejabat keamanan dan komandan militer selama penggerebekan yang meluas ke rumah sakit utama Gaza, Al Shifa.
Dikatakan bahwa tentara Istael telah membunuh ratusan pejuang dan menahan lebih dari 500 tersangka, termasuk 358 anggota kelompok militan Islam Hamas dan Jihad Islam.
Seperti diketahui, sebelumnya Pasukan Israel telah mengepung Rumah Sakit Al Shifa di Kota Gaza pada Senin dini hari dan menyisir kompleks yang luas tersebut.
Hal tersebut dilakukan sebab menurut Israel lokasi itu terhubung dengan jaringan terowongan yang digunakan sebagai markas pejuang Palestina.
Penangkapan yang diklaim Israel atas Hamas dan Jihad Islam tersebut lantas menjadi jumlah terbesar sejak awal perang dimulai hampir enam bulan lalu.
Laksamana Muda Daniel Hagari, juru bicara utama militer Israel, mengatakan unit pasukan khusus telah menggunakan taktik penipuan untuk mengejutkan para pejuang dan telah merusak Hamas dan Jihad Islam.
Di antara para tahanan terdapat tiga komandan senior militer Jihad Islam dan dua pejabat Hamas yang bertanggung jawab atas operasi di Tepi Barat yang diduduki serta pejabat keamanan internal Hamas lainnya.
“Mereka yang tidak menyerah kepada pasukan kami berperang melawan pasukan kami dan tersingkir,” kata Hagari dalam sebuah pengarahannya, dikutip Jumat (22/3/2024).
Hingga saat ini belum ada komentar langsung dari Hamas atau Jihad Islam.
Sebagai informasi, Al Shifa yang merupakan rumah sakit terbesar di Jalur Gaza sebelum perang, kini menjadi salah satu dari sedikit fasilitas kesehatan yang bahkan hanya beroperasi sebagian di bagian utara wilayah tersebut, dan juga menampung warga sipil yang kehilangan tempat tinggal.
Israel menghadapi kritik keras pada November lalu ketika tentara pertama kali menggerebek rumah sakit tersebut.
Sebelumnya pasukan Israel mengklaim telah menemukan terowongan di sana, yang menurut mereka digunakan sebagai pusat komando dan kendali Hamas.
Hamas dan staf medis menyangkal bahwa rumah sakit tersebut digunakan untuk tujuan militer atau untuk melindungi para pejuang.
Dalam beberapa hari terakhir, juru bicara Hamas mengatakan bahwa korban tewas yang diumumkan dalam pernyataan Israel sebelumnya bukanlah pejuang, melainkan pasien dan orang-orang terlantar dan menuduh Israel melakukan kejahatan perang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







