Akurat

HEBOH Pemerintah Jepang Larang Warganya Sentuh Kucing Jalanan, Kok Bisa?

Sulthony Hasanuddin | 14 Maret 2024, 19:15 WIB
HEBOH Pemerintah Jepang Larang Warganya Sentuh Kucing Jalanan, Kok Bisa?

 

AKURAT.CO Penduduk kota Jepang telah diperingatkan untuk tidak mendekati atau menyentuh kucing di jalanan pada Selasa (12/3/2024).

Diketahui, larangan menyentuh kucing dikeluarkan oleh tim Lingkungan Hidup di kota Fukuyama, Hiroshima, Jepang setelah ditemukannya jejak kucing berwarna kuning di Pabrik Nomura Plating Fukuyama Factory.

Dikutip dari TheGuardian, larangan menyentuh kucing muncul setelah seekor kucing yang tampaknya telah jatuh ke dalam tong bahan kimia beracun pergi dan menghilang.

Baca Juga: VIRAL Mitsubishi Xpander Seruduk Porsche Senilai Rp8,9 Miliar, Warganet: Dia yang Nabrak Kita yang Lemes

Pencarian kucing lantas dimulai setelah seorang karyawan pabrik tiba di tempat kerja dan menemukan jejak kaki coklat kekuningan yang mengarah dari wadah kromium heksavalen, karsinogen yang sangat asam.

Menyentuh bahan kimia sendiri dapat menyebabkan peradangan kulit dan menghirupnya dapat menyebabkan masalah pernapasan.

Karyawan pabrik bahkan memakai masker dan sarung tangan karet saat menangani zat tersebut.

Baca Juga: TEGA! Israel Kembali Tembaki Warga Palestina Saat Menunggu Bantuan, 6 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Rekaman kamera keamanan menunjukkan kucing meninggalkan pabrik dan keberadaannya saat ini tidak diketahui.

Tampaknya tidak ada rekaman yang menunjukkan bagaimana kucing bersentuhan dengan bahan kimia, yang disimpan dalam tong sedalam tiga meter.

"Kami segera memberi tahu polisi, kota Fukuyama dan tetangga di dekat pabrik kami," kata perwakilan dari perusahaan, Pabrik Nomura Plating Fukuyama, dikutip Kamis (14/3/2024).

Baca Juga: Deretan Caleg Ini Terancam Gagal di Dapil DKI I, Ada Yusuf Mansur, Aiman hingga Ayu Azhari

Perusahaan mengatakan bagian dari lembaran yang menutupi tangki tampaknya telah dibalik.

"Insiden itu membangunkan kami tentang perlunya mengambil tindakan untuk mencegah hewan kecil seperti kucing menyelinap masuk, yang merupakan sesuatu yang belum pernah kami antisipasi sebelumnya," tambah perwakilan yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga: Diharamkan MUI, Berikut Daftar Kurma Asal Israel Beserta Cara Ceknya

Tidak ada penampakan hewan yang dilaporkan pada hari Selasa. Penduduk setempat telah diberitahu untuk segera memanggil polisi jika mereka menemukan kucing yang terlihat tidak normal dan untuk menjaga jarak.

Pejabat lingkungan Fukuyama berspekulasi bahwa kucing itu mungkin telah mati sebagai akibat dari pertemuannya dengan bahan kimia beracun.

Baca Juga: Resmi, Justin Hubner Gabung Klub Jepang Cerezo Osaka

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.