Akurat

Waspada Topan Saola Ratusan Penerbangan Dibatalkan Di Hong Kong

Sulthony Hasanuddin | 1 September 2023, 14:59 WIB
Waspada Topan Saola Ratusan Penerbangan Dibatalkan Di Hong Kong

AKURAT.CO Ratusan penerbangan dibatalkan di provinsi Guangdong, China dan Hong Kong saat Topan Super Saola bergerak mendekati daratan pada Jumat (1/9/2023).

Membuat pihak berwenang terpaksa untuk mengeluarkan peringatan badai yang kuat dan menutup bisnis, sekolah hingga pasar keuangan di wilayah tersebut.

Tiga topan tropis telah terbentuk di barat laut Samudra Pasifik dan Laut Cina Selatan dengan Saola dan Haikui yang diberi label topan sementara Kirogi.

Topan Saola membawa angin berkecepatan lebih dari 200 km/jam (125 mph) dan bergerak menuju pesisir timur Guangdong, Hong Kong.

Topan tersebut juga dapat menjadi salah satu dari lima topan terkuat yang pernah menghantam Guangdong sejak tahun 1949 dan membuat pihak berwenang mengeluarkan peringatan topan tertinggi.

Pusat Meteorologi Nasional Cina melaporkan Topan Saola dapat mendarat pada Jumat malam atau Sabtu pagi waktu setempat sebagai topan yang kuat di sepanjang pantai dari Huidong ke Taishan di Guangdong.

Kondisi cuaca dapat memburuk dengan cepat ketika topan tersebut mendarat hingga pihak observatorium Hong Kong mengatakan akan memertimbangkan perlunya mengeluarkan sinyal peringatan topan yang lebih tinggi.

Diketahui, Hong Kong memiliki lima peringkat untuk peringatan topan yakni 1, 3, 8, 9, dan yang tertinggi 10 dan saat ini telah memberlakukan peringatan peringkat 8.

Baca Juga: Dampak Banjir Di Cina Akibat Topan Doksuri, Lebih Dari 60 Orang Tewas

Topan Saola menyebabkan sekolah di Hong Kong ditutup sementara

Pemerintah setempat melaporkan bahwa semua sekolah di Hong Kong akan ditutup pada hari Jumat meskipun merupakan hari pertama masuk sekolah.

Kota-kota terdekat seperti Shenzhen dan Guangzhou juga meliburkan sekolah di wilayah mereka.

Sementara pusat teknologi Shenzhen mengambil langkah lebih jauh dengan meliburkan pekerjaan, bisnis, dan pasar keuangan mulai Jumat sore.

Di Hong Kong, kerumunan orang terlihat berdesak-desakan di pasar makanan segar di pusat kota distrik Wan Chai dengan banyak sayuran yang sudah terjual habis pada Kamis (31/8/2023) kemarin.

Supermarket juga mengalami antrian panjang dengan orang-orang yang berbelanja menjelang badai.

Observatorium Hong Kong mengatakan bahwa mereka memerkirakan akan terjadi hujan lebat dan angin kencang, sementara ketinggian air di kota ini diperkirakan akan naik secara signifikan hingga hari Sabtu, yang berpotensi menyebabkan banjir yang serius.

Rincian pemberhentian sementara jalur penerbangan di Hong Kong

Maskapai penerbangan utama kota ini, Cathay Pacific, mengatakan bahwa semua penerbangan masuk dan keluar Hong Kong antara pukul 14.00 (0600 GMT) pada hari Jumat dan pukul 10.00 (0200 GMT) pada hari Sabtu telah dibatalkan.

Penundaan dan pembatalan penerbangan lebih lanjut mungkin diperlukan berdasarkan jalur topan pada Sabtu pagi.

Baca Juga: Badai Idalia Diperkirakan Akan Hantam Florida Sebagai Angin Topan

Pada pukul 10:55 pagi (0255 GMT) hari Jumat, bandara Zhuhai dan Shenzhen membatalkan ratusan penerbangan.

Pihak berwenang Guangdong menangguhkan semua kereta api yang masuk dan keluar dari provinsi tersebut dari pukul 20.00 (1200 GMT) pada hari Jumat hingga 18.00 (1000 GMT) pada hari Sabtu.

Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau yang menghubungkan ketiga kota tersebut akan ditutup mulai pukul 15:30 (0730 GMT) pada hari Jumat untuk memastikan keamanan transportasi tanpa memberikan tanggal pembukaan jembatan.

Observatorium Cuaca Makau akan meningkatkan level peringatan angin menjadi Signal 8 antara pukul 13.00 dan 15.00 pada hari Jumat. Pihaknya mengatakan akan meningkatkannya ke level tertinggi Signal 10 pada Sabtu pagi.

Sementara itu, menurut Biro Cuaca Pusat Taiwan, Topan Haikui mendekati Taiwan dan diperkirakan akan mendarat di bagian utara pulau itu pada hari Minggu sebelum menuju ke kota Fuzhou di Cina Tenggara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.