Akurat Logo

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Program Padat Karya Dorong Penyerapan Tenaga Kerja di Jateng

Moehamad Dheny Permana | 23 Oktober 2026, 19:41 WIB
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Program Padat Karya Dorong Penyerapan Tenaga Kerja di Jateng
Diskusi yang digelar Karya Milenial Serasi di Semarang, Jumat (23/10/2026), menyoroti sejumlah capaian ekonomi yang berpotensi memperluas kesempatan kerja dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. - Foto: Karya Milenial Serasi

AKURAT.CO Sejumlah program pemerintah dalam dua tahun kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai mulai memberi dampak terhadap penciptaan lapangan kerja di Provinsi Jawa Tengah.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan industri hilirisasi, hingga penguatan ekonomi desa menjadi bagian dari upaya mendorong penyerapan tenaga kerja.

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk "Dua Tahun Prabowo-Gibran, Masa Depan Industri Padat Karya dan Kerja Layak di Jateng" yang digelar Karya Milenial Serasi di Teman Teduh Cafe, Semarang, Jumat (23/10/2026).

Diskusi menghadirkan pengamat ekonomi, Yusuf Wicaksono, dan aktivis pemuda proburuh, Muhammad Raehan. Diikuti mahasiswa, pemuda, serta pelaku UMKM sebagai peserta.

Diskusi menyoroti sejumlah capaian ekonomi yang berpotensi memperluas kesempatan kerja. Terutama melalui program yang melibatkan masyarakat, petani, pelaku UMKM, dan pekerja sektor industri.

Pengamat ekonomi, Yusuf Wicaksono, mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah menjadi salah satu indikator positif bagi perkembangan aktivitas usaha dan penyerapan tenaga kerja.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen secara kumulatif pada semester I-2026. Sementara itu, ekonomi Jawa Tengah tumbuh lebih tinggi, yakni 5,80 persen.

Pada triwulan I-2026, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah bahkan mencapai 5,89 persen secara tahunan atau year on year (yoy), melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen.

"Pertumbuhan tersebut juga diiringi perbaikan di sektor ketenagakerjaan dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Februari 2026 tercatat 4,24 persen. Turun 0,09 poin dibandingkan Februari 2025," jelasnya.

Menurut Yusuf, pertumbuhan ekonomi turut ditopang aktivitas BUMN, seperti Pertamina, Semen Gresik, Pupuk Indonesia, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Juga: Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Andre Rosiade Soroti Mafia Ekspor SDA dan Keamanan Program MBG

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.