Antusiasme Warga Jakarta Tinggi, Program 'Namu Balai Kota' Dibuka Rutin Dua Pekan Sekali

AKURAT.CO Uji coba program 'Namu Balai Kota' yang digelar di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (3/10/2026), sukses digelar. Sebanyak 300 warga mengikuti uji coba tersebut, hingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta harus menerapkan sistem pergantian giliran selama kegiatan berlangsung.
"Alhamdulillah antusiasmenya tinggi sekali. Kita sampai ganti shift. Prinsipnya karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi," kata Pramono, dikutip Senin (5/10/2026).
Melihat antusiasme yang tinggi, Pemprov Jakarta memutuskan untuk membuka program Namu Balai Kota secara rutin setiap dua pekan sekali. Program ini memberi kesempatan warga mengenal lebih dekat kompleks pemerintahan Jakarta.
Baca Juga: Lewat Program 'Namu Balai Kota', Warga Jakarta Bisa Kunjungi Balai Kota Tiap Sabtu
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan Namu Balai Kota akan dibuka setiap Sabtu pukul 08.00-17.30 WIB. Program itu ditujukan bagi warga yang ingin melihat langsung lingkungan dan aktivitas di kompleks Balai Kota.
Dua mempersilakan warga Jakarta mengikuti program tersebut. Menurut dia, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Balai Kota dan fasilitas yang ada di dalamnya.
"Kami akan secara rutin membuka supaya warga Jakarta yang ingin tahu tentang Balai Kota dan seluruh isinya kami persilakan," ujarnya.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan Namu Balai Kota merupakan gagasan Pramono untuk menjadikan kompleks pemerintahan tersebut lebih terbuka bagi masyarakat.
"Ini adalah ide Bapak Gubernur Pramono yang ingin Balai Kota menjadi tempat terbuka bagi warganya," kata Suharini.
Baca Juga: 3 Bulan Tak Bekerja, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Mengadu ke Balai Kota DKI
Program tersebut juga menyasar anak-anak sekolah. Mereka diharapkan dapat melihat secara langsung bagaimana Pemporov Jakarta menjalankan aktivitas pemerintahan. "Kami ingin warga Jakarta, khususnya anak-anak sekolah bisa melihat langsung Pemprov Jakarta bekerja," ujarnya.
Program Namu Balai Kota merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Jakarta menjadi leading sector bersama Jakarta City Branding (JCB).
Rangkaian kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menggabungkan sejarah, budaya, kreativitas, perkembangan kota, dan pelayanan publik dalam satu lokasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen






