Akurat Logo

Antusiasme Warga Jakarta Tinggi, Program 'Namu Balai Kota' Dibuka Rutin Dua Pekan Sekali

Okto Rizki Alpino | 5 Oktober 2026, 12:57 WIB
Antusiasme Warga Jakarta Tinggi, Program 'Namu Balai Kota' Dibuka Rutin Dua Pekan Sekali
Program Namu Balai Kota yang memberi kesempatan warga mengenal lebih dekat kompleks pemerintahan Jakarta itu telah melalui uji coba perdana pada Sabtu (3/10/2026). - Dok. Pemprov Jakarta

AKURAT.CO Uji coba program 'Namu Balai Kota' yang digelar di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (3/10/2026), sukses digelar. Sebanyak 300 warga mengikuti uji coba tersebut, hingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta harus menerapkan sistem pergantian giliran selama kegiatan berlangsung.

"Alhamdulillah antusiasmenya tinggi sekali. Kita sampai ganti shift. Prinsipnya karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi," kata Pramono, dikutip Senin (5/10/2026).

Melihat antusiasme yang tinggi, Pemprov Jakarta memutuskan untuk membuka program Namu Balai Kota secara rutin setiap dua pekan sekali. Program ini memberi kesempatan warga mengenal lebih dekat kompleks pemerintahan Jakarta.

Baca Juga: Lewat Program 'Namu Balai Kota', Warga Jakarta Bisa Kunjungi Balai Kota Tiap Sabtu

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan Namu Balai Kota akan dibuka setiap Sabtu pukul 08.00-17.30 WIB. Program itu ditujukan bagi warga yang ingin melihat langsung lingkungan dan aktivitas di kompleks Balai Kota.

Dua mempersilakan warga Jakarta mengikuti program tersebut. Menurut dia, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Balai Kota dan fasilitas yang ada di dalamnya.

"Kami akan secara rutin membuka supaya warga Jakarta yang ingin tahu tentang Balai Kota dan seluruh isinya kami persilakan," ujarnya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan Namu Balai Kota merupakan gagasan Pramono untuk menjadikan kompleks pemerintahan tersebut lebih terbuka bagi masyarakat.

"Ini adalah ide Bapak Gubernur Pramono yang ingin Balai Kota menjadi tempat terbuka bagi warganya," kata Suharini.

Baca Juga: 3 Bulan Tak Bekerja, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Mengadu ke Balai Kota DKI

Program tersebut juga menyasar anak-anak sekolah. Mereka diharapkan dapat melihat secara langsung bagaimana Pemporov Jakarta menjalankan aktivitas pemerintahan. "Kami ingin warga Jakarta, khususnya anak-anak sekolah bisa melihat langsung Pemprov Jakarta bekerja," ujarnya.

Program Namu Balai Kota merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Jakarta menjadi leading sector bersama Jakarta City Branding (JCB).

Rangkaian kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menggabungkan sejarah, budaya, kreativitas, perkembangan kota, dan pelayanan publik dalam satu lokasi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.