Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu, TransJakarta Bakal Disuntik Modal Tambahan

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyebut modal PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) perlu ditambah seiring penugasan baru untuk mengelola transportasi laut menuju Kepulauan Seribu.
Meski demikian, penambahan modal tersebut masih dalam tahap penghitungan. Dia menegaskan, TransJakarta akan mendapat tugas mengelola transportasi laut Kepulauan Seribu, selain menjalankan layanan TransJakarta dan TransJabodetabek.
"Modal untuk TransJakarta size-nya pasti harus diperbesar," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Baca Juga: Kepulauan Seribu Diguncang Gempa M5,9, BPBD Ungkap Kondisinya
Menurut dia, TransJakarta tidak lagi hanya menjalankan layanan transportasi di wilayah Jakarta. Perusahaan tersebut juga telah diberi ruang untuk beroperasi di luar Jakarta melalui layanan TransJabodetabek.
"Mengenai angka besarannya berapa untuk penambahan modal TransJakarta dengan penugasan baru untuk Pulau Seribu, sedang dihitung," ujarnya.
Pramono mengatakan, pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu selama ini masuk dalam anggaran melalui Dinas Perhubungan Jakarta. Ke depan, pengelolaan layanan tersebut akan dialihkan kepada TransJakarta.
"Saya yakin pasti pengelolaannya akan lebih profesional. Jadi, intinya itu," kata Pramono.
Dia menjelaskan, penambahan modal akan digunakan untuk menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan dalam layanan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu. Sejumlah pulau seperti Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Pramuka diproyeksikan menjadi terminal utama.
Baca Juga: Gempa Kepulauan Seribu Hari Ini M 5,9 Terasa di Mana Saja? Ini Daftar Wilayahnya
"Fasilitasnya pasti mempersiapkan apa yang dibutuhkan untuk transportasi ke Pulau Seribu," ujarnya.
Selain itu, skema pembiayaan layanan transportasi bagi warga Kepulauan Seribu masih perlu dihitung. Sebab, warga Kepulauan Seribu selama ini masuk dalam kelompok masyarakat yang mendapat fasilitas transportasi tertentu dari Pemprov Jakarta.
"Kalau yang naik hanya warga Pulau Seribu ini kan menjadi gratis semua. Dan untuk itu beban menjadi semuanya ke Pemerintah Jakarta. Jadi, kita akan melakukan perhitungan untuk itu," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







