Beras Naik di 120 Daerah, Kemendagri: Pemda Jangan Sampai Kecolongan

AKURAT.CO Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (Pemda) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera mengintervensi kenaikan harga beras di sejumlah daerah.
Langkah cepat diperlukan karena beras merupakan komoditas pangan utama yang berpengaruh besar terhadap inflasi.
Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir mengatakan kenaikan harga beras harus segera diantisipasi agar tidak semakin membebani masyarakat.
"Beras ini besar sekali. Jadi kalau sedikit saja kenaikan harga beras mengenai inflasi kita naik, karena semua makan beras. Kalau cabai, sebagian tidak makan cabai," ujar Tomsi, dikutip pada Minggu (23/8/2026)..
Tomsi menyoroti kenaikan harga beras di sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Bone Bolango sekitar 13 persen dan Kabupaten Pohuwato hampir 10 persen.
Ia meminta Pemda dan TPID turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga, ketersediaan pasokan, serta penyebab kenaikan.
Khusus Bone Bolango, Tomsi meminta Perum Bulog berkoordinasi dengan Pemda untuk segera menggelar operasi pasar.
“Jadi tidak boleh sedikit pun ada kenaikan harga beras dengan stok kita yang banyak," tegasnya.
Tomsi juga mengingatkan Pemda agar tidak menunggu harga melonjak sebelum melakukan intervensi.
Pemantauan harga harus dilakukan secara aktif sehingga langkah pengendalian dapat diterapkan sejak muncul indikasi kenaikan.
“Jangan nunggu naik dulu baru kita berbuat. Itulah gunanya supaya jangan sempat naik,” ujarnya.
Baca Juga: Kebakaran Desa Adat Sade Diduga Karena Korsleting Listrik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








