Banjir Jakarta Memakan Korban Jiwa Jadi Peringatan Keras untuk Pemprov

AKURAT.CO Banjir di Jakarta pada 12-18 Januari 2026 yang telah memakan korban jiwa, menjadi catatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan. Peristiwa memilukan ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan, kecepatan informasi, dan bantuan bagi warga saat banjir menerjang kawasan permukiman.
Langkah antisipatif harus diperkuat terutama karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan bahwa curah hujan diprediksi terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan.
Anggota Komisi D DPRD Jakarta, M. Fu'adi Luthfi, menegaskan ketika potensi gelombang air besar sudah terdeteksi dan berujung pada banjir, luapan, maupun genangan, seluruh pemangku kepentingan harus bergerak cepat.
Baca Juga: Antisipasi Banjir, Pramono Siap Berlakukan WFH dan PJJ di Jakarta
"Koordinasi lintas sektor sangat penting, mulai dari PLN, Dinas Pertamanan, hingga dinas terkait lainnya, untuk menganalisis tingkat kerawanan dan menekan risiko korban," kata Fuadi di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Dalam upaya mengantisipasi banjir, Puadi mendorong Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta menyusun langkah kerja yang terukur. Dia menekankan pentingnya pengoperasian pompa secara maksimal, penambahan jumlah pompa, serta pelaksanaan langkah darurat sebelum program pengendalian banjir rampung dikerjakan.
Baca Juga: Prediksi Cuaca Ekstrem, DPRD Jakarta Ingatkan Penguatan Penanggulangan Banjir
"Peristiwa itu harus menjadi peringatan untuk menertibkan instalasi kabel listrik serta meningkatkan pengawasan terhadap potensi bahaya saat banjir," ujarnya.
Selain itu, dia mengusulkan inventarisasi menyeluruh terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang. Dinas Pertamanan diminta segera menata dan menertibkan pohon rimbun maupun yang sudah lapuk, agar tidak menimbulkan korban atau kerugian bagi masyarakat saat hujan deras.
"Percepatan penopingan juga harus jadi prioritas dan pembuatan saluran air ini menjadi perhatian. Karena merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses anggota dewan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








