Jadi Percontohan, Parkir Digital Bakal Diuji Coba di 25 Ruas Jalan Jakarta Tahun Ini

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui akan memulai uji coba sistem parkir digital, di 25 ruas jalan sebagai proyek percontohan. Lewat sistem baru ini, warga dapat memesan tempat parkir di tepi jalan (on-street) cukup lewat ponsel, melalui aplikasi JakParkir.
Uji coba akan digelar bertahap di lima wilayah Jakarta, dengan masing-masing wilayah menerapkan sistem ini di lima ruas jalan.
"Memang tahun ini kami targetkan tentu secara bertahap di 5 wilayah. Tahap awal adalah masing-masing 5 ruas jalan sebagai piloting," kata Kepala Dishub Provinsi Jakarta, Syafrin Liputo di Balai Kota, Rabu (30/7/2025).
Baca Juga: Siap-siap, 244 Ruas Jalan di Jakarta Akan Diterapkan Parkir Digital Mulai 2027
Meski belum membeberkan daftar 25 lokasi yang dituju, Syafrin memastikan sistem digital ini akan mengubah total wajah perparkiran Jakarta. Lewat JakParkir, pengguna bisa langsung mengecek lokasi parkir yang kosong dan melakukan pemesanan.
Begitu pemesanan dilakukan, petugas di lapangan langsung menerima notifikasi dan memasang cone sebagai penanda bahwa slot telah dipesan.
"Slot (parkir) mana yang masih kosong itu otomatis akan termonitor dan kemudian yang bersangkutan klik. Di sana otomatis akan dipasang cone," ujarnya.
Tak hanya soal pemesanan, pembayaran pun kini serba digital. Tak ada lagi uang tunai. Pengendara membayar menggunakan kode QR, dan petugas parkir yang dulu mengantongi uang tunai kini dibekali alat handheld pencatat durasi.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Luncurkan Aplikasi JakParkir, Bisa Pesan Tempat Parkir Lewat HP
"Sekarang sistemnya tidak lagi pakai uang cash. Pembayaran langsung secara digital," katanya.
Tarif parkir tetap mengacu pada sistem progresif, dimulai dari Rp4.000 hingga Rp5.000 untuk satu jam pertama, bergantung pada lokasi parkir.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar Pemprov Jakarta, untuk mendigitalisasi 244 ruas jalan parkir on-street di Jakarta secara penuh pada tahun 2027.
"Ini masih dalam pengembangan. Kami harapkan 2027 ini sudah diimplementasikan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK






