Pemprov Jakarta Diminta Naikkan Dana Operasional PKK dan PAUD

AKURAT.CO Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Lazarus Simon Ishak, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meningkatkan dana operasional Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hingga tingkat RT/RW.
Dalam merumuskan perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Pemprov DKI harus lebih memperhatikan komponen masyarakat di bawah, terutama dalam segi ekonomi dan sumber daya. Menurutnya, di tingkat RW, masyarakat khususnya ibu-ibu PKK selalu mengeluhkan minimnya dana operasional yang tersedia.
"Di tingkat RW yang sampai hari ini selalu berteriak, uang operasional. Selalu ada itu pertanyaan, yaitu ibu-ibu PKK," ujar Lazarus dalam rapat kerja bersama eksekutif terkait Pembahasan Pra-RKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Ruang Rapat Komisi C, Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (19/3/2025).
Baca Juga: Dilantik Plh Gubernur Jateng, TP PKK Siap Dukung Wali Kota Semarang
Meskipun PKK di tingkat kelurahan sudah mendapatkan dana operasional, namun PKK di tingkat RW tidak memperoleh dana tersebut. Dia mempertanyakan, regulasi yang membedakan alokasi dana operasional ini.
"PKK RW itu ada empat Pokja dan kegiatan-kegiatan yang selalu diminta, namun mereka tidak punya anggaran operasional," ungkapnya.
Lebih lanjut, Lazarus meminta Pemprov DKI untuk segera mencarikan solusi atas masalah ini dan menganggarkan dana operasional untuk PKK tingkat RW.
Selain itu, dia juga menyoroti masalah dana operasional untuk PAUD. Dia menekankan, pentingnya perhatian Pemprov DKI terhadap keberlanjutan operasional PAUD yang sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, baik secara jasmani maupun rohani.
"Pemerintah daerah harus memprioritaskan hal-hal tersebut masuk dalam anggaran untuk operasional," tegas Lazarus.
Dengan adanya perhatian lebih terhadap dana operasional PKK dan PAUD, Lazarus berharap Pemprov DKI Jakarta dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta perkembangan anak yang optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR








