Kurangi Pengangguran, DPRD DKI Jakarta Dukung Pelatihan Kerja Dinas Nakertransgi

AKURAT.CO Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, menyampaikan dukungannya terhadap upaya Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta, dalam menyelenggarakan berbagai pelatihan kerja bagi masyarakat.
Dia menilai, pelatihan kerja tersebut sangat bermanfaat bagi pencari kerja agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri, perkembangan zaman, dan teknologi. Beberapa pelatihan yang sudah berjalan, seperti pelatihan barista dan servis AC, sebagai contoh kemajuan yang telah dicapai.
"Saya kira selama ini sudah ada kemajuan. Pelatihan seperti meracik kopi atau barista hingga servis AC merupakan contoh konkret yang dibutuhkan masyarakat," kata Nova dalam keterangan tertulis, Kamis (21/11/2024).
Dia juga menekankan, pentingnya ketepatan sasaran pelatihan agar peserta dapat terserap di berbagai perusahaan dan industri. Selain itu, dia mendorong Dinas Nakertransgi untuk terus berinovasi dalam program-program pelatihannya.
Baca Juga: Andika Perkasa-Hendrar Prihadi Janjikan Jawa Tengah Bebas Kemiskinan dan Pengangguran
"Dinas Nakertransgi harus kreatif dalam menciptakan program pelatihan, sehingga tidak hanya meningkatkan peluang kerja tetapi juga memungkinkan masyarakat menciptakan lapangan kerja baru," ujarnya.
Menurutnya, pelatihan kerja yang diberikan harus mencetak sumber daya manusia (SDM) dengan keahlian spesifik, yang dapat bersaing tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di tingkat internasional.
Di sisi lain, Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Hari Nugroho, memaparkan berbagai program unggulan yang telah disiapkan untuk membantu pencari kerja, termasuk mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Kita sudah menyiapkan program-program unggulan. Misalnya, jika ada yang terkena PHK, kita langsung latih," ungkapnya.
Pihaknya memiliki 18 program pelatihan, dengan 81 kejuruan yang dirancang untuk menjadikan Jakarta sebagai Kota Global. Peserta pelatihan juga akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai penunjang daya saing.
"Kita siapkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri di setiap wilayah Jakarta, mulai dari pergudangan di Jakarta Utara hingga perhotelan dan perkantoran di Jakarta Pusat dan Selatan," jelasnya.
Hari menambahkan, bahwa pelatihan-pelatihan tersebut meliputi berbagai bidang, seperti bahasa, administrasi perkantoran, content creator, hingga tata boga. Untuk mendukung program tersebut, Dinas Nakertransgi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar dan menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk menyalurkan tenaga kerja yang telah terlatih.
"Tujuan kami adalah menurunkan angka pengangguran dan membantu menyelesaikan masalah kemiskinan. Kita siapkan tempat pelatihan yang modern untuk mencapainya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









