Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati Labusel, Tuntut 5 Hal Ini!

AKURAT.CO Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Labuhanbatu Selatan (AMALS) mendatangi kantor Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, Kamis (19/5/2022).
Kedatangan puluhan mahasiswa itu meminta kejelasan pernyataan visi-misi saat masih kandidat pasangan ASLI, yang sekarang telah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Labusel.
Roy Ardi Kordinator aksi membacakan tuntutan pedemo dalam aksinya. Pertama, meminta Bupati untuk terbuka terkait beasiswa terhadap mahasiswa. Kedua, meminta Bupati untuk memanggil Kesra (Kesejahteraan Rakyat) terkait siapa-siapa yang berhak mendapatkan beasiswa.
Ketiga, meminta Bupati agar memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu dan beasiswa prestasi kepada mahasiswa yang domisili di Labuhanbatu Selatan yang menimba ilmu di perguruan tinggi swasta manapun tanpa unsur nepotisme.
Keempat, meminta Bupati agar melakukan pembangunan yang merata dan tepat sasaran. Kelima, meminta Bupati agar mencopot Kadis Dinas PUPR Labusel terkait pembangunan infrastruktur yang tidak seperti yang diharapkan.
Di samping itu, dia juga menegaskan jangan ada tekanan dari Edimin selaku Bupati dan Ahmad Padli Tanjung sebagai wakil Bupati sekaligus tim sukses ASLI untuk mengintervensi siapa-siapa yang ingin menjadi Kepling, Kadus, Kades dan Kadis.
Hal yang sama juga dikatakan orator Bela Elivia Darma mahasiswi fakultas hukum Universitas Labuhanbatu. Ia menginginkan keterbukaan serta ketransparanan Bupati pada masyarakat mengenai orang-orang yang mendapatkan beasiswa serta sirkulasi perekrutan dan pemberhentian tenaga honorer yang berkerja di Pemkab Labusel.
"Banyak saudara-saudara kami yang sudah bekerja enam dan bahkan puluhan tahun bekerja dicopot hanya karena tercium berseberangan saat Pilkada tempo hari," seru Bela.
"Agar Bupati serta Wakil Bupati membuktikan kalimat yang selalu dikatakan yakni 'kita lakukan semua kinerja melalui mekanisme dan prosedur yang ada'," sebutnya menirukan kalimat tersebut.
Di hadapan para mahasiswa, Kabag Kesra Sampul Lubis menjelaskan, semua berkas yang diserahkan mahasiswa sudah diterima pihaknya.
"Kita terima semua berkas dan akan disaring apakah sudah mencukupi kriteria dan syarat-syarat untuk mendapatkan beasiswa tersebut, dengan artian kami tidak akan berikan kalau persyaratan tidak mencukupi/lengkap," ujar Sampul Lubis.
Ditegaskannya, selebaran pemberitahuan sudah disebar dan dibagikan dan bahkan melalui desa-desa juga sudah diberitakan.
Untuk beasiswa anggaran tahun 2022, sudah tertera di DPA tinggal pencairan. Sedangkan untuk beasiswa 2023, sudah dibuka pendaftaran mulai Januari-Juni melalui online dan offline.
Roynal Silaban, alumni Universitas Labuhanbatu saat diminta tanggapan menjelaskan, sudah pasti calon-calon mahasiswa geram kalau kepala daerah tidak komitmen dengan visi-misinya saat pencalonan terdahulu.
"Sangat disayangkan program beliau bagus namun sepertinya jalan ditempat dan bahkan tidak berjalan sama sekali terbukti program BuTeD (Bupati Terjun ke Desa) sampai sekarang tidak jelas. Ouput penggumpulan seluruh kendaraan dinas belum kelihatan masih seperti dulu, stiker pada kendaraan dinas program utama beliau hanya omong kosong, perekrutan honorer sangat dipertanyakan berkurangkah atau sebaliknya semakin bertambah untuk peningkatan PAD. Kalau hanya omongan dan perintah tapi tidak sesuai dengan kenyataan anak kecil juga mampu," katanya, Jumat (20/5/2022).
Dirinya berharap pada pimpinan daerah tinggalkan ego dan jauhkan dendam serta komitmen dalam menjalankan tugas.
"Jangan dengar bisikan-bisikan dari samping, karena ucapan yang dilontarkan kepala daerah sudah merupakan panutan bagi daerah tersebut," pungkasnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




