Arsenal Juara Liga Inggris setelah 22 Tahun, Buah Kesabaran 7 Musim Bersama Mikel Arteta
AKURAT.CO, Penantian panjang Arsenal akhirnya berakhir tepat setelah wasit Anthony Taylor meniup peluit akhir laga AFC Bournemouth versus Manchester City di Stadion Vitality, Bournemouth, Inggris, Selasa (19/5/2026).
Peluit panjang tersebut memastikan skor 1-1 dalam duel Bournemouth vs Man City untuk matchday ke-37 Liga Primer Inggris 2025-2026 tersebut. Sekaligus menahbiskan Arsenal sebagai juara Liga Inggris musim ini.
Manchester City yang berada di posisi kedua dan berjarak lima poin dari Arsenal yang duduk di puncak membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang menjadi juara.
Praktis, hasil imbang kontra Bournemouth membuat selisih hanya berkurang menjadi empat poin dan dengan sisa satu pertandingan posisi Arsenal di puncak klasemen tak lagi tergoyahkan.
Bertahan dengan Mikel Arteta
Keberhasilan Arsenal menjuarai Liga Primer Inggris musim ini setelah terakhir kali pada 2004 adalah bukti suksesnya pendekatan berbeda yang dilakukan The Gunners dalam hal pelatih dibandingkan klub-klub besar lainnya.
Arsenal adalah tim yang setia dengan satu pelatih bagaimanapun pasang surutnya kondisi klub. Mereka bertahan dengan Arteta yang ditunjuk menggantikan Unai Emery pada Desember 2019.
Di empat musim pertama, Arteta tak pernah bisa membawa Arsenal lewat dari peringkat kelima. Bahkan di musim 2010-2020 dan 2020-2021, Arteta hanya mampu membawa klubnya ke posisi kedelapan klasemen akhir.
Gelombang mulai berbalik pasca pandemi Covid-19. Pelatih yang dulu juga pernah bermain untuk Arsenal tersebut mulai mendapatkan hasil dari kerja 3,5 setengah musim perdananya dengan membawa klub ke posisi kedua musim 2022-2023.
Sejak itu, Arsenal tak surut dengan dua kali nyaris menjadi juara pada 2023-2024 dan 2024-2025 kemudian dipuncaki dengan musim ini dengan gelar yang sudah diimpi-impikan suporternya.
Total, pelatih berusia 44 tahun itu butuh tujuh musim untuk membawa kembali trofi Liga Primer ke kandang Arsenal.
“Mikel Arteta sudah ada di sana dalam waktu yang lama. Hadiah terbaik yang bisa Anda berikan untuk seorang manajer yang bagus adalah waktu,” kata mantan kiper Tim Nasional Inggris, Paul Robinson, sebagaimana dipetik BBC.
Pesta pecah di London, namun musim belum berakhir untuk The Gunners. Selain masih ada laga penutup liga melawan Crystal Palace di kandang lawan pada 24 Mei, Arsenal masih punya peluang pesta lain: Liga Champions.
Ya, Arsenal akan menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions yang akan dihelat di Budapes, Hungaria, 30 Mei mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 4Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 5Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 6Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 8Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil







