Akurat

ASEAN Championship: Persaudaraan Indonesia-Timor Leste dan Harapan Alexandro Lemos

Badri | 24 Juli 2024, 16:29 WIB
ASEAN Championship: Persaudaraan Indonesia-Timor Leste dan Harapan Alexandro Lemos

AKURAT.CO, Bagaimanapun, Indonesia dan Timor Leste sudah seperti saudara. Dan suasana tersebut terasa ketika tim nasional kedua tim berlaga di ASEAN Championship U-19 2024 atau yang dulu dikenal dengan nama Piala AFF U-19.

Adalah Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, yang menyatakan bahwa Timor Leste adalah negara yang spesial. Hal itu disampaikannya seraya mengomentari penampilan salah satu pemain Timor Leste, Alexandro Lemos.

“Saya senang melihat bakat-bakat alami di Timor Leste, terutama nomor 10 (Alexandro Lemos) main cukup bagus,” kata Indra Sjafri di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/7), sebagaimana dipetik dari Antara.

Baca Juga: ASEAN Championsip: Pesta 6 Gol ke Gawang Timor Leste, Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal

“(Selain itu karena) masih ada hubungan emosional antara Indonesia dan Timor Leste.”

Bentuk persaudaraan itu, kata Indra Sjafri, ditunjukkan dengan penghormatan usai laga penyisihan terakhir Grup A ASEAN Championship U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, semalam.

“Oleh karena itu, saya tadi bersama-sama memberikan apresiasi dan penghormatan antara pemain serta ofisial (kedua negara),” kata Indra Sjafri.

Timor Leste sendiri mengakhiri turnamen level junior se-Asia Tenggara tahun sampai di penyisihan saja. Mereka menempati peringkat ketiga klasemen akhir grup A dengan poin tiga hasil sekali menang dan sekali kalah.

Tidak terlalu buruk karena Timor Leste mencetak lima gol di mana Alexandro Lemos menyumbang dua di antaranya. Selain satu gol ke gawang Indonesia, satu gol dicetaknya melawan Kamboja yang dimenangi Timor Leste dengan skor 3-2.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Diuntungkan, Indra Sjafri Tak Mau Remehkan Timor Leste

Alexandro Lemos juga menyatakan hasratnya untuk bermain di Indonesia. Klub pilihannya adalah PSIS Semarang karena seniornya, Gali Freitas, bermain di sana.

“Soalnya Gali main di Semarang, saya juga (ingin) di Semarang,” kata Lemos.

Satu hal yang dirasakan Lemos tentang sepakbola Indonesia adalah infrastruktur yang lebih baik. Ia berharap kelak negaranya juga punya infrastruktur sebaik yang ia temui di Indonesia.

“Saya berharap fasilitas sepakbola di Timor Leste seperti di Indonesia, bagus,” ucap Lemos.

Timor Leste sendiri adalah negara bekas jajahan Portugis yang pernah menjadi provinsi ke-27 Indonesia sampai memerdekakan diri pada 1999. Meski berkonflik di masa lalu, hubungan kedua negara sejak 1999 berjalan dengan baik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H