Pemimpin Federasi Wilayah Cabut Dukungan, Kemunduran Luis Rubiales Menunggu Waktu

AKURAT.CO, Desakan terhadap Luis Rubiales untuk meninggalkan jabatannya sebagai Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) semakin menguat. Tekanan terbaru datang dari para pemimpin federasi sepakbola wilayah Spanyol sekaligus menjadi isyarat bahwa kemunduran Luis Rubiales hanya soal waktu.
Sebagaimana dikabarkan The Guardian, pemimpin federasi wilayah mencabut dukungan terhadap Rubiales setelah beberapa hari sebelumnya sempat memberikan tepuk tangan ketika Rubiales menegaskan menolak mundur di Kongres Luar Biasa RFEF, Jumat (25/8).
“Setelah beberapa peristiwa terakhir dan perilaku yang tak bisa diterima yang merusak citra sepakbola Spanyol secara serius, kami meminta Mr Luis Rubiales segera menunjukkan pengunduran dirinya sebagai Presiden Federasi Sepakbola Spanyol,” kata pemimpin federasi sepakbola wilayah Spanyol dalam pernyataan bersama.
Komite Eksekutif RFEF sebenarnya punya mekanisme mosi tidak percaya untuk memaksa Rubiales mundur. Namun, salah satu anggota komite, Diaz De Marcos, mengatakan bahwa pihaknya belum melihat kemungkinan untuk menggunakan hak tersebut.
Di jalanan, ratusan orang melakukan demonstrasi di alun-alun kota Madrid untuk meminta Rubiales mundur. Mereka menyebut bahwa aksi ciuman yang dilakukan Rubiales ke Jenni Hermoso bukanlah “ciuman singkat melainkan pemaksaan”.
Menteri Tenaga Kerja dan Wakil Perdana Menteri Pemerintah Sementara Spanyol, Yolandia Diaz, yang juga hadir dalam demonstrasi tersebut mengatakan bahwa aksi tepuk tangan terhadap penegasan Rubiales di Kongres Luar Biasa RFEF menunjukkan arogansi kelelakian yang struktural di Spanyol.
Baca Juga: Jaksa Luncurkan Penyelidikan Skandal Ciuman Bos Federasi Sepak Bola Spanyol
“Mereka bertepuk tangan dan mempermalukan dan mengolok-olok orang yang wajib mereka lindungi di bawah undang-undang keolahragaan dan jauh dari melakukan itu, mereka memicu lebih banyak kerusakan, lebih banyak penderitaan, lebih banyak kejengkelan,” ucap Diaz.
FIFA juga sudah menangguhkan status Luis Rubiales sebagai Presiden RFEF. Eks pesepakbola berusia 46 tahun tersebut dilarang melakukan aktifitas yang berhubungan dengan sepakbola dalam 90 hari sejak putusan itu dikeluarkan sehubungan dengan penyelidikan terhadap kasusnya.
Aksi ciuman yang dilakukan Luis Rubiales terhadap salah satu pemain Timnas Putri Spanyol, Jenni Hermoso, di podium juara Piala Dunia Putri 2023 di Sydney, Australia, 20 Agustus lalu, bisa dikatakan menjadi salah satu krisis terbesar dalam 15 tahun sejarah kejayaan sepakbola negara tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri








