Moto3 Ceko: Veda Ega Pratama Kena Penalti Lagi di Brno, Manajer Honda Team Asia Beri Peringatan

AKURAT.CO, Kekecewaan mendalam menyelimuti garasi Honda Team Asia pasca babak kualifikasi seri kesembilan Moto3 Grand Prix Ceko 2026 di Sirkuit Automotodrom Brno, Ceko, Sabtu (20/6/2026).
Manajer Tim, Hiroshi Aoyama, memberikan peringatan keras kepada pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang kembali dijatuhi sanksi penalti akibat berkendara lambat di Kualifikasi Moto3 Ceko.
Padahal sejatinya Veda Ega Pratama tampil luar biasa pada sesi Kualifikasi Kedua (Q2) Moto3 Ceko dengan mengamankan peringkat kedelapan (P8) lewat catatan waktu dua menit 05,270 detik.
Namun, akibat kesalahan fatal yang terulang untuk kedua kalinya musim ini, stewards menghukum rider asal Gunungkidul itu mundur 12 posisi start, membuatnya harus mengawali balapan hari Minggu (21/6) dari urutan ke-20.
Aoyama tidak memungkiri adanya peningkatan performa dari Veda Ega Pratama sepanjang akhir pekan ini. Namun, mantan juara dunia kelas 250cc tersebut menyayangkan kecerobohan sang rookie yang dinilai menciptakan kesulitan yang tidak perlu bagi tim menjelang balapan utama.
"Kedua pembalap kami sebenarnya menunjukkan peningkatan dibanding kemarin. Veda menunjukkan performa kualifikasi yang sangat baik dengan finis kedelapan di Q2," kata Aoyama melalui keterangan resminya.
"Itu membuktikan potensi dan progres yang ia buat akhir pekan ini. Namun, sayangnya dia kembali menerima penalti karena slow riding. Ini adalah sesuatu yang harus kami perbaiki karena kesalahan seperti ini merusak hasil akhir dan menciptakan situasi sulit yang tidak perlu untuk balapan esok."
Setuju dengan sang manajer, Veda juga mengakui kesalahannya dengan berjiwa besar. Pembalap jebolan Astra Honda Racing Team ini menganggap hukuman ini sebagai tamparan keras dalam proses adaptasinya di level kejuaraan dunia.
"Waktu lap dan posisi kedelapan sebenarnya positif, tetapi saya melakukan kesalahan dengan slow riding dan menerima penalti lagi. Ini adalah sesuatu yang harus saya pelajari karena membuat pekerjaan kami jauh lebih sulit besok," jelas Veda.
Meski harus start dari barisan belakang, pembalap bernomor motor 9 ini enggan menyerah begitu saja. Walau balapan nanti akan lebih menantang, Veda tetap optimistis lantaran ia yakin dengan kecepatan yang dimiliki motornya.
Tugas berat Honda Team Asia kian bertumpuk karena rekan setim Veda, Zen Mitani, juga terpuruk di sesi Q1 dan harus puas start dari posisi ke-25.
Menatap balapan hari Minggu, Aoyama menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain taktis dan cerdas di sirkuit Brno yang terkenal sulit untuk melakukan aksi overtaking.
"Zen juga mempertajam catatan waktunya, tetapi kualifikasi ini tidak mudah baginya dan dia harus start dari posisi belakang. Besok akan menjadi balapan yang berat karena jarak antar-pembalap sangat tipis dan menyalip di sini tidak mudah. Kami harus tetap fokus, menyusun strategi yang matang, dan bertarung hingga akhir," kata Aoyama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia






