Terlempar dari Zona Poin Moto3 Hungaria, Veda Ega Pratama: Ini Proses Pembelajaran Saya
AKURAT.CO, Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menerima kenyataan pahit pada seri kedelapan Moto3 Grand Prix Hungaria 2026.
Akibat hukuman penalti, Veda Ega Pratama gagal membawa pulang poin setelah menyentuh garis finis di peringkat ke-16 pada balapan Moto3 Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, Minggu (7/6/2026).
Perjuangan pembalap asal Gunungkidul itu sejatinya sempat menjanjikan di awal laga Moto3 Hungaria.
Memulai start dari posisi kesembilan (P9), Veda Ega Pratama melakukan start yang sangat bersih dan langsung merangsek ke barisan depan untuk memperebutkan posisi lima besar.
Namun petaka datang ketika ia harus masuk ke area penalti putaran panjang (long lap penalty), yang seketika merusak ritme balapnya dan melempar posisinya ke barisan belakang.
Menjalani balapan di bawah terik matahari sirkuit baru yang belum pernah ia jajal sebelumnya tentu bukan perkara mudah. Usai menjalani hukuman, Veda harus berjuang sendirian memotong jarak dari rombongan belakang.
Walau sempat beberapa kali berhasil menembus kembali ke zona 15 besar (zona poin), penurunan performa ban di sisa balapan membuatnya finis dengan selisih 33,461 detik dari pemenang balapan.
"Hari ini benar-benar balapan yang sangat tangguh. Long lap penalty membuat segalanya menjadi sangat sulit karena setelah menjalaninya, saya kehilangan kontak dengan rombongan depan dan menghabiskan sebagian besar balapan untuk memulihkan posisi yang hilang," kata Veda melalu keterangan resminya.
Kendati demikian, pembalap jebolan Astra Honda Racing Team ini menunjukkan kedewasaan mentalnya dengan berjiwa besar menerima hasil tersebut sebagai konsekuensi atas kelalaiannya saat sesi kualifikasi hari Sabtu.
"Tentu saja ini mengecewakan karena saya tahu saya memiliki kecepatan untuk bertarung di barisan depan. Di saat yang sama, saya harus menerima situasi ini karena penalti tersebut adalah konsekuensi dari kesalahan yang saya buat saat kualifikasi," ungkap Veda.
"Ini semua adalah bagian dari proses belajar dan pengalaman penting lainnya bagi saya sebagai seorang rookie. Kami akan menganalisis semuanya, belajar dari sini, dan kembali lebih kuat di balapan berikutnya."
Kekecewaan serupa juga tidak bisa disembunyikan oleh sang Manajer Tim, Hiroshi Aoyama.
Mantan juara dunia kelas 250cc itu menilai sirkuit Balaton Park memiliki karakter yang sangat menyulitkan bagi pembalap yang kehilangan posisi di awal balapan.
"Hari ini bukan hasil yang kami harapkan. Veda start dari posisi sembilan tetapi harus menjalani long lap penalty dari hari kemarin, dan di sirkuit seperti Balaton Park ini, hal itu memberikan dampak yang sangat signifikan bagi balapannya," kata Aoyama.
"Sekali Anda kehilangan posisi di sini, sangat sulit untuk mengejarnya kembali karena kesempatan menyalip sangat terbatas."
Aoyama juga menyoroti perubahan cuaca panas ekstrem saat balapan hari Minggu yang membuat kedua pembalap mudanya lebih menderita dibanding saat sesi kualifikasi.
"Veda sudah bertarung sekuat tenaga untuk pulih dan hampir mencetak poin. Ini bukan skenario yang ideal bagi kami, tetapi kami harus belajar dari akhir pekan ini dan memastikan kami kembali lebih kuat di putaran berikutnya," pungkas Aoyama.
Skuad Honda Team Asia kini langsung mengalihkan fokus mereka untuk menatap seri kesembilan Moto3 2026 yang akan berlangsung di sirkuit sarat sejarah, Sirkuit Brno, Republik Ceko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia






