Akurat Logo

Asian Para Games: Cetak Hattrick dan Pecahkan Rekor, M Fadli Persembahkan Emas Ketiga Indonesia

Dian Eko Prasetio | 20 Oktober 2026, 20:53 WIB
Asian Para Games: Cetak Hattrick dan Pecahkan Rekor, M Fadli Persembahkan Emas Ketiga Indonesia
Atlet para balap sepeda Indonesia, Muhammad Fadli Imammuddin, saat berlaga pada nomor Individual Pursuit (IP) klasifikasi C4 putra Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Izu Velodrome Shizuoka, Jepang, Selasa (20/10/2026). NPC INDONESIA.

AKURAT.CO, Atlet para balap sepeda andalan Indonesia, Muhammad Fadli Imammuddin, tampil luar biasa pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya, Selasa (20/10/2026).

Pria kelahiran Bogor tersebut sukses menyumbangkan medali emas ketiga bagi Kontingen Merah Putih sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games (Games Record).

Berlaga di Izu Velodrome Shizuoka, Jepang, Fadli yang turun di nomor Individual Pursuit (IP) klasifikasi C4 putra sudah menunjukkan dominasi mutlak sejak babak kualifikasi dengan mengukir waktu tercepat empat menit 50,169 detik di Asian Para Games kali ini.

Catatan spektakuler tersebut resmi mematahkan rekor Asian Para Games milik rival utamanya asal China, Wang Xian, dengan keunggulan selisih waktu 1,863 detik.

Baca Juga: Asian Para Games: Debut, Kadek Dwi Purwana Yasa Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Memasuki partai final perebutan medali emas menghadapi wakil Iran, Behrooz Farzad, keperkasaan mantan pembalap Moto2 nasional ini kian tak terbendung. Fadli mengunci kemenangan manis lewat catatan overlap.

"Satu tahun kerja keras khususnya untuk mempersiapkan Asian Para Games di Nagoya bisa membuahkan hasil satu emas," kata Fadli.

"Kemenangan ini saya persembahkan untuk Indonesia, buat tim yang sudah kerja keras, dan keluarga yang tidak henti-hentinya mendoakan saya."

Muhammad Fadli Imammuddin Cetak Hattrick Emas Tiga Edisi Beruntun

Kunci kemenangan dan pemecahan rekor di lintasan velodrome diakui Fadli bersumber dari ketenangan serta pengelolaan fokus mental yang matang selama mengayuh pedal.

"Harus tenang, karena yakin dengan catatan waktu yang saya miliki ketika berlatih dan track record saya sebelumnya. Apalagi ini 16 lap butuh ketenangan, mindset, dan percaya diri agar tidak kacau pikirannya," jelas Fadli.

Capaian di Nagoya terasa kian istimewa lantaran mempertegas status Fadli sebagai 'Raja' para balap sepeda Asia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.