Akurat Logo

Asian Games: Opening Ceremony Besok, Ini 2 Pembawa Bendera Kontingen Indonesia

Dian Eko Prasetio | 18 September 2026, 20:44 WIB
Asian Games: Opening Ceremony Besok, Ini 2 Pembawa Bendera Kontingen Indonesia
Penggawa Timnas Basket 5x5 Indonesia Putri, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, didapuk sebagai flag bearer Kontingen Indonesia pada Opening Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026. NOC INDONESIA.

AKURAT.CO, Tim Indonesia resmi menunjuk dua atlet muda potensial Tanah Air, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan Daniel Hutapea, sebagai flag bearer atau pembawa bendera Merah Putih pada upacara pembukaan (opening ceremony) Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Paloma Mizuho Stadium, Jepang, Sabtu (19/9/2026).

Penunjukan ini tak sekadar tugas simbolis di barisan terdepan defilé, melainkan bentuk kehormatan sekaligus penyalur energi positif bagi seluruh pejuang olahraga Merah Putih yang akan berlaga di Negeri Sakura.

Bagi Ayu, momen penunjukan ini terasa sangat emosional. Pebasket 5x5 putri yang turut mengantarkan Indonesia mengemas medali emas di SEA Games Thailand 2025 tersebut mengaku tak pernah membayangkan bakal mengemban tugas sebesar ini.

"Jujur, saya merasa sangat bangga dan terharu ketika pertama kali mendapat kabar bahwa saya dipercaya menjadi flag bearer Tim Indonesia di Asian Games 2026. Bagi saya, ini bukan hanya tentang membawa bendera, tetapi juga membawa nama dan semangat seluruh kontingen Indonesia,” kata Ayu.

Baca Juga: Asian Games: Diterpa Badai Akomodasi Hingga Transportasi di Jepang, Skuad Merah Putih 'Survival Mode'

Atlet berusia 27 tahun ini menegaskan bakal menjadikan momen bersejarah tersebut sebagai bahan bakar motivasi tambahan saat berlaga di lapangan. Ayu tampil makin istimewa lantaran bakal memimpin defilé dengan mengenakan busana berunsur budaya Bali, daerah asalnya.

"Saya sangat bangga, apalagi yang saya kenakan adalah baju adat Bali. Bisa membawa budaya Bali dan Indonesia ke panggung Asian Games adalah sebuah kehormatan. Rasanya seperti membawa bagian dari rumah saya untuk diperkenalkan kepada dunia," katanya.

Sementara itu bagi Daniel Hutapea, panggung Aichi-Nagoya 2026 terasa berkali-kali lipat lebih bermakna. Selain menandai debut perdananya di ajang Asian Games, atlet karate nomor kumite +84kilogram ini langsung dipercaya memegang Sang Saka Merah Putih.

"Saya sangat senang, bangga, dan bersyukur. Ini bukan hanya tentang membawa bendera, tetapi juga menjadi bagian dari momen yang penting bagi saya pribadi," kata Daniel.

Daniel bakal melangkah gagah di Paloma Mizuho Stadium berbalut apparel khusus bermotif adat Batak Toba. Sebagai putra daerah asli Batak, sentuhan budaya lokal pada seragam resminya kian membakar semangat juang Daniel.

"Baju yang saya pakai ada unsur Bataknya, yang merupakan suku asli saya. Ini di luar ekspektasi. Saya siap menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan memberikan yang terbaik. Horas!" serunya.

====

Tampilan memukau kontingen Indonesia di opening ceremony Asian Games 2026 merupakan hasil kolaborasi ciamik antara Ghea Fashion Studio milik desainer kenamaan Ghea Panggabean bersama Sarinah.

Mengusung tema "Harmony in Diversity", koleksi perancang busana kontingen ini berhasil memadukan kekayaan wastra Nusantara ke dalam pakaian olahraga modern berkelas internasional.

Motif Gorga khas Batak dipilih sebagai elemen visual utama pada jersey resmi sekitar 50 atlet yang ikut defilé, yang melambangkan kekuatan, perlindungan, dan ketangguhan.

Motif ini juga berpadu harmonis dengan balutan kain Ulos asli pada jajaran official NOC Indonesia dan Tim CdM, serta aksen sulaman emas bernuansa ukiran Bali yang dikenakan oleh sang flag bearer wanita.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.