Program Elektrifikasi Ciptakan Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok

AKURAT.CO Program elektrifikasi yang dijalankan pemerintah lebih dari sekedar ketersediaan penerangan.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menjelaskan, program ini membuka peluang peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
Program elektrifikasi turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatkan pendapatan rumah tangga, bahkan turut mengurangi biaya konsumsi untuk bahan bakar untuk penerangan.
"Kehadiran listrik mendorong rumah tangga beralih dari sumber energi seperti minyak tanah dan kayu bakar. Sehingga mengurangi biaya yang selama ini mereka keluarkan untuk membeli bahan bakar tersebut," ujar Qodari, dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).
"Selain itu, listrik memungkinkan rumah tangga beraktivitas lebih lama dan lebih produktif, termasuk menjalankan usaha pada malam hari," tambahnya.
Program elektrifikasi dicanangkan pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 316 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Program Listrik Perdesaan dan Bantuan Pasang Baru Listrik Tahun 2025-2029.
Targetnya, 770.000 rumah tangga di 10.068 lokasi di 36 provinsi teraliri listrik. Saat ini sudah berhasil menghadirkan akses listrik di 1.516 lokasi atau sekitar 15 persen dari target.
Qodari mengatakan, program elektrifikasi memantik aktivitas ekonomi pedesaan yang memungkinkan usaha berjalan lebih lama, mendukung peralatan usaha, hingga mendukung proses produksi pertanian dan perikanan.
Karena itu, pemerintah berharap dampak aliran listrik dapat dirasakan langsung oleh industri kecil dan usaha mikro masyarakat di pelosok daerah.
"Hadirnya listrik di desa turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. Dampak tersebut tercermin pada perkembangan kegiatan ekonomi desa, antara lain industri kecil dan mikro, toko kelontong, rumah makan, koperasi, serta peningkatan aktivitas ketenagakerjaan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 4ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 7Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 8Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 9Hadiri HUT PAN, Prabowo Sentil Arti Kesetiaan: Ada Kawan di Waktu Susah, Ada Kawan di Waktu Kita Berkuasa
- 10Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi






