Tatap Panggung Olimpiade, PP KBI Integrasikan Ekosistem Amatir dan Profesional

AKURAT.CO, Olahraga kickboxing Indonesia resmi memasuki babak baru. Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) di bawah kepemimpinan Ngatino meluncurkan terobosan strategis dengan mengintegrasikan sistem pembinaan amatir dan profesional secara beriringan demi mendongkrak prestasi atlet Merah Putih di panggung dunia.
Langkah besar ini mengemuka saat Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, melantik jajaran kepengurusan PP KBI masa bakti 2026–2030 di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Memasuki periode ketiganya, Ketua Umum PP KBI Ngatino menegaskan amanah ini sebagai momentum penting untuk pembenahan total dan penguatan organisasi.
"Kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang sangat besar. Apa yang telah kita lalui harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Kita harus membangun KBI yang semakin solid, profesional, transparan, modern, dan mampu menjawab tantangan nasional maupun internasional," kata Ngatino.
Baca Juga: Nakhodai PP KBI Periode Ketiga, Ngatino Siapkan Skema Atlet Amatir Tembus Ring Pro
Sebagai langkah konkret jangka pendek, PP KBI langsung menggelar rapat pleno usai pelantikan guna mematangkan agenda organisasi. Salah satu fokus utamanya adalah menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada awal November 2026 mendatang sebagai pengganti PON Bela Diri di Solo yang ditunda.
Dalam Kejurnas tersebut, PP KBI menyisipkan ajang khusus bertajuk Gala Night untuk menyaring sepuluh atlet amatir terbaik yang nantinya akan langsung diproyeksikan naik kelas ke jenjang profesional pada 2027 melalui wadah KBI Pro.
"Harus ada ekosistem pembinaan yang seiring antara amatir dan pro. Hasil dari Kejurnas 2026 ini, 10 besar amatir langsung kita siapkan menjadi atlet profesional di 2027. Pada 2027 nanti kita cari 10 atlet lagi untuk disiapkan bersama-sama," terang Ngatino.
Selain untuk mengasah jam terbang dan meningkatkan kualitas bertanding, KBI Pro dihadirkan untuk membuka peluang bagi para atlet agar memperoleh penghasilan secara profesional.
Demi memperluas jangkauan pemirsa hingga ke internasional serta menggaet sponsor, KBI juga tengah menyiapkan kerja sama dengan platform streaming Vidio.com.
Kabar gembira juga disampaikan Ngatino terkait peluang kickboxing masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade. Hal ini tidak lepas dari status Asosiasi Kickboxing Dunia (WAKO) yang telah menjadi anggota penuh Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK





