Akurat

Wakil Presiden Terpilih Janji Lanjutkan Proyek Paralympic Training Center 2025

Leo Farhan | 11 Oktober 2024, 21:44 WIB
Wakil Presiden Terpilih Janji Lanjutkan Proyek Paralympic Training Center 2025
 
AKURAT.CO, Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, berjanji akan melanjutkan megaproyek Paralympic Training Center yang berlokasi di Karanganyar, Jawa Tengah.
 
Komitmen yang disampaikan anak sulung Presiden Joko Widodo itu seolah memberikan angin segar untuk perkembangan atlet dan olahraga disabilitas di Tanah Air.
 
"Kita kan sudah bangun pusat pelatihan di Delingan (Karanganyar). Insya Allah dilanjutkan ke tahap selanjutnya," kata Gibran, Jumat (11/10).
 
 
Hal tersebut disampaikan Gibran saat meninjau pertandingan para bukutangkis Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
 
Paralympic Training Center dibangun di atas lahan seluas 10 hektare di Delingan, Karanganyar. Proyek tahap pertama rencananya akan rampung pada bulan Desember 2024.
 
"Nanti kita koordinasikan dengan Ketua NPC, yang jelas (proyek) lanjut," katanya lebih lanjut.
 
Bukan hanya memastikan kelanjutan proyek Paralympic Training Center, Gibran juga memuji perhelatan Peparnas XVII Solo 2024 yang dinilai berjalan lancar. Mulai dari pelaksanaan pertandingan, akomodasi hingga konsumsi.
 
Selain memantau kualitas venue, Gibran juga turut menyaksikan pertandingan cabor para bulutangkis hampir selama satu jam. 
 
 
Sementara itu, Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun, menilai bahwa Gibran memiliki komitmen yang sama dengan Presiden Joko Widodo untuk memajukan olahraga difabel. Hal itu ditangkapnya saat berdiskusi di sela menyimak laga para bulutangkis. 
 
"Beliau tadi menyampaikan akan kawal terus (pengembangan olahraga difabel), termasuk yang di Karanganyar itu (proyek Paralympic Training Center)," paparnya
 
Senny mengatakan pembangunan pemusatan latihan untuk difabel diharapkan selesai tahun 2025, di mana tahap pertama direncanakan rampung tahun ini.
 
Beberapa pembangunan tahap pertama meliputi lintasan atletik, asrama dua tower empat lantai dengan kapasitas kurang lebih 392 orang.
 
Ada pula gedung olahraga untuk cabor para renang, para menembak, para tenis meja, para bulutangkis, para angkat berat, boccia, dan judo tunanetra.
 
Pembangunan Paralympic Training Center merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi atlet disabilitas Indonesia di kancah internasional.
 
Pusat pelatihan ini diharapkan menjadi tempat latihan yang nyaman dan lengkap bagi para atlet para-atletik Indonesia untuk mengembangkan kemampuan mereka.
 
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H