Batal Selenggarakan WAG 2025, Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Anggar Kursi Roda dan Sepakbola CP
Leo Farhan | 18 Juni 2025, 17:57 WIB

AKURAT.CO, Indonesia batal menjadi tuan rumah gelaran multievent khusus untuk penyandang disabilitas, World Abilitysport Games (WAG) 2025, yang rencananya bergulir di Jakarta pada September mendatang.
Pembatalan tersebut disampaikan Federasi Olahraga Internasional Atlet Disabilitas, World Abilitysports, lewat surat elektronik kepada National Paralympic Committee (NPC) Indonesia dan pengumuman di website resminya tertanggal 6 Juni 2025.
Namun, Indonesia masih dipercaya untuk menjadi tuan rumah dua event disabilitas internasional cabang olahraga (cabor) anggar kursirRoda dan sepakbola cerebral palsy (CP).
"Ada dua cabor yang tetap ingin dilaksanakan pertandingannya di Indonesia, yaitu sepakbola CP dan anggar kursi roda," kata Wasekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto, melalui keterangan resminya.
Kejuaraan anggar kursi roda yang seharusnya terselenggara di WAG 2025 adalah kejuaraan yang statusnya tingkat dunia. Sementara untuk Kejuaraan depakbola CP menjadi event tingkat Asia.
"Kami berusaha agar bisa menyelamatkan dua cabor ini untuk bisa tetap dilaksanakan di Indonesia," jelas Rima.
Sebelumnya, keputusan World Abilitysports membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah WAG 2025 lantaran mereka melihat kurangnya jaminan dari Pemerintah terkait penyelenggaraan.
Apalagi waktu yang tersisa kurang dari tiga bulan lagi jelang game time. Selain itu, sampai saat ini juga belum ada kejelasan mengenai terbentuknya kepanitiaan.
Baca Juga: Sebanyak 32 Atlet Muda Indonesia Ambil Bagian di World Ability Sport Youth Games di Thailand
Indonesia sendiri terpilih menjadi tuan rumah WAG 2025 melalui proses bidding yang dilakukan sejak 2024. Diawali kunjungan delegasi World Abilitysport pada 24-26 Juli 2024 untuk meninjau venue pertandingan.
Kemudian pada 30 Agustus 2024 di Paris, Prancis, NPC Indonesia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan World Abilitysport yang secara resmi menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah WAG 2025.
Rima mengungkapkan bahwa segala upaya telah dilakukan oleh pihaknya agar gelaran multievent atlet disabilitas ini tetap bisa terlaksana di Indonesia.
"Kita telah melakukan beberapa komunikasi, kita juga masih berusaha agar mereka mempercayai kita untuk melakukan event ini di Indonesia. Tapi akhirnya mereka bersikukuh untuk membatalkan," ucap Rima.
WAG 2025 rencananya akan mempertandingkan 13 cabor dan sepuluh di antaranya sudah mendapatkan status sanctioned atau diakui oleh federasi internasional dan poin yang dihasilkan akan masuk perhitungan ranking menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








