Buntut Kasus Dugaan Bunuh Diri Dokter Muda PPDS Anestesi Tutup Kolom Komenter, Netizen Beralih Seruduk Instagram FK Undip

AKURAT.CO Kematian seorang dokter muda dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip), dr. Aulia Risma Lestari (ARL), yang diduga bunuh diri, menarik perhatian besar dari warganet.
Dokter muda yang juga bertugas di RSUD Kardinah Tegal ini dilaporkan mengakhiri hidupnya dengan menyuntikkan obat bius di kamar kosnya di Jalan Lempongsari, Kota Semarang, pada Senin (12/8/2024).
Kabar kematian dokter muda ini baru mencuat dua hari kemudian dan segera memicu reaksi dari publik.
Setelah kejadian tersebut, akun sosia media Instagram resmi @anestesi_fkundiprsdk yang sebelumnya dibanjiri komentar dari warganet guna mempertanyakan transparansi terkait insiden tragis ini kini menutup komentarnya.
Namun tidak habis akal, netizen kini beralih ke akun Instagram @fk.undipofficial.
Sama seperti sebelumnya, mereka meminta penjelasan mengenai ucapan belasungkawa dari pihak terkait atas meninggalnya dr. Aulia.
"keren banget ada residen meninggal gaada ucapan belasungkawa," komentar akun @beautypink.co
"Min, kenapa tidak membuat ucapan bela sungkawa untuk mahasiswa yang meninggal?" komentar @yosephsamodra
"ITU MANUSIAAA YANG BUNDIR BISA BISAAN MALAH TIDAK NGEPOST BELA SUNGKAWA?? FK UNDIPP????" keluh @ilhamscesar99
"IZIN YANG MULIA CHIEF BESERTA SPV ANESTESI UNDIP. MOHON MAAF MENGGANGGU WAKTUNYA. APAKAH NJENENGAN BERSEDIA KLARIFIKASI ATAS KASUS RESIDEN YANG SEDANG VIRAL? MOHON ARAHANNYA NGGIH" tulis @06_rifarifii
Sebagai informasi, kejadian ini memicu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengambil tindakan tegas dengan menginstruksikan penghentian sementara program studi Anestesi di Fakultas Kedokteran Undip yang berlokasi di RSUP Dr. Kariadi, Semarang.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr. Azhar Jaya, melalui surat resmi yang ditujukan kepada Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi.
Baca Juga: Sempat Diisukan 'Menghilang', FC Bekasi City Siap Berkompetisi di Liga 2 2024-2025
Banyak warganet yang menduga adanya upaya dari pihak kampus untuk menutupi kasus ini, sehingga mereka mendesak agar ada keterbukaan dan investigasi yang lebih mendalam terkait insiden tersebut.
Baca Juga: 718 Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Mamuju
Kematian dr. Aulia ini menambah daftar panjang tantangan berat yang dihadapi oleh mahasiswa kedokteran dalam menjalani pendidikan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






