Akurat

Heboh Kasus Dugaan Bullying di SMA Internasional Binus Serpong, Polisi Turun Tangan ke TKP

Sulthony Hasanuddin | 19 Februari 2024, 17:36 WIB
Heboh Kasus Dugaan Bullying di SMA Internasional Binus Serpong, Polisi Turun Tangan ke TKP

 

AKURAT.CO Media sosial dihebohkan dengan kasus dugaan bullying yang dilakukan antara siswa di SMA Internasional Binus Serpong, BSD.

Dalam berita yang beredar, pelaku bullying di SMA Internasional Binus Serpong merupakan kelompok/Genk yang sudah ada sejak sembilan generasi.

Menanggapi dugaan kasus bullying di SMA Internasional Binus Serpong tersebut, Kasie Humas Polres Tangsel, Iptu Wendy, mengatakan pihaknya sedang menyelediki kasus tersebut.

"LP sudah masuk ke Unit PPA Polres Tangsel, sudah di lakukan cek TKP dan sekarang masih dilakukan penyelidikan oleh penyidik unit PPA Polres Tangsel," tutur Wendy, dikutip Senin (19/2/2024).

Baca Juga: Biaya dan Profil SMA Binus Internasional Serpong, Sekolah Anak Vincent Rompies yang Diduga Lakukan Bullying

Diketahui, kelompok di yang dilabeli dengan nama Genk TAI di SMA Internasional Binus Serpong itu berisi sejumlah anak dari kelas tiga yang bertugas memimpin dan merekrut sejumlah anggota baru.

Genk TAI ini diketahui biasa 'nongkrong' sepulang sekolah di Warung Ibu Gaul (WIG) yang terletak di belakang sekolah.

Di sana mereka kerap melakukan kegiatan menyimpang seperti merokok, vaping, hingga tindakan kekerasan dalam merekrut anggota baru.

Wendy juga menyebut petugas sudah melakukan pengecekan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi terkait.

"Sudah dilakukan cek TKP dan sekarang masih dilakukan penyelidikan oleh penyidik unit PPA Polres Tangsel," jelasnya.

Baca Juga: Begini Silsilah Keluarga Vincent Rompies, Namanya Trending Gegara Kasus Bullying SMA Internasional Binus Serpong

Publik juga dihebohkan dengan dugaan keterlibatan anak dari Vincent Rompies di kasus tersebut.

Namun, menurut Wendy dugaan keterlibatan anak berinisial LR masih dalam pemeriksaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.