Ramai Tagar Asal Bukan Prabowo Jadi Trending Topic, Netizen Sebut Tidak Ingin Mengulang Penculikan Aktivis 1998!

AKURAT.CO Beberapa hari ini, tanda pagar (tagar) Asal Bukan Prabowo sudah menjadi trending topic di urutan teratas, menjadi narasi netizen untuk tidak mendukung pasangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) dan Gibran Rakabuming.
Sebagian besar netizen di media sosial X, berusaha menyebut narasi Asal Bukan Prabowo, sebagai aksi penolakan terhadap pasangan calon nomor urut 2 di Pilpres 2024.
Gerakan tagar Asal Bukan Prabowo tampaknya dimaksudkan untuk menunjukkan ketidaksetujuan masyarakat terhadap capres Prabowo Subianto, terutama karena keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis tahun 1998 silam.
Baca Juga: Setelah Politisi PPP Witjaksono, Bakal Ada Timses Paslon Lain yang Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran
Tagar Asal Bukan Prabowo memiliki makna yang cukup penting dan telah disebutkan sebanyak 13,2 ribu kali dalam postingan atau cuitan di X.
Beragam analisa mengenai tagar Asal Bukan Prabowo itu pun mulai jadi perbincangan hangat warganet karena mengundang kontroversial.
Dalam sebuah cuplikan video yang diunggah oleh Husin Alwi Shihab mengenai hilangnya aktivis 1998, Peter Hari menyampaikan pendapatnya bahwa fokus utama harus tetap pada pencarian keadilan bagi aktivis yang menjadi korban penculikan.
Sebagai mantan Sekjen PRD dan Sekjen SMID 1995-1996, Budiman Sudjatmiko menyatakan bahwa tindakan tahun 1998 telah meracuni generasi saat ini dan mengaburkan kejahatan HAM.
"Karena menganggap penculikan bukan sebuah kejahatan HAM, sehingga pemerintah ke depan apabila melakukan penculikan ya sesuatu yang normal dan itu merupakan tugas dari aparatur negara," ungkap Peter Hari dalam cuplikan video.
Pasalnya, sembilan orang yang diculik oleh tim Prabowo tahun 1998 tersebut telah dikembalikan ke keluarganya.
Sementara menurut kesaksian aktivis yang telah dilepas dan dalam keadaan baik-baik saja saat ini mengaku sempat ditahan dalam beberapa waktu.
Oleh sebab itu, sebagian besar netizen bersuara untuk peduli dengan kejadian penculikan aktivis 1998 yang sudah berlalu dengan gerakan Asal Bukan Prabowo.
Menurut akun @saidi_sudarsono, kampanye twitter trending tagar Asal Bukan Prabowo adalah upaya anak bangsa yang ingin diawasi dengan baik.
"Asal Bukan Prabowo Sebuah misi anak bangsa yang ingin negara ini dikelola dengan benar," tulisnya.
"Asal Bukan Prabowo itu mengakhiri rezim Jokowi. Tak ada periode 3," tambahnya.
"Asal Bukan Prabowo itu mencegah ada dinasti, Indonesia terbebas dari tertawaan dunia. Asal Bukan Prabowo berarti tak ada Gibran," jelasnya.
Itulah beberapa seruan netizen yang mendukung gerakan Asal Bukan Prabowo yang ingin menghindari kejadian penculikan aktivis 1998.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok





