Akurat

Profil dan Jejak Karir Moderator Debat Cawapres 2024, Alfito Deannova dan Liviana Cherlisa

Shalli Syartiqa | 19 Desember 2023, 23:29 WIB
Profil dan Jejak Karir Moderator Debat Cawapres 2024, Alfito Deannova dan Liviana Cherlisa

AKURAT.CO Debat calon wakil presiden (cawapres) 2024 dijadwalkan berlangsung, Jumat (22/12/2023) di Jakarta Convention Centre.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy’ari memastikan bahwa format debat cawapres tidak akan mengalami perubahan dan akan tetap sama dengan format debat calon presiden (capres) yang telah dilaksanakan pada 12 Desember lalu.

Untuk pelaksanaan debat kedua, para cawapres akan beradu gagasan, KPU telah menunjuk Pemimpin Redaksi Detikcom, Alfito Deannova dan news anchor yang juga produser Kompas TV, Liviana Cherlisa, sebagai moderator.

Keduanya akan memandu jalannya debat yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC).

Debat akan melibatkan tiga cawapres peserta Pemilihan Presiden 2024, yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD.

Para capres, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo akan hadir untuk mendukung dan mendampingi wakil-wakil mereka.

Berikut ini profil moderator debat Cawapres perdana, Alfito Deannova dan Liviana Cherlisa.

Profil Alfito Deannova

Alfito Deannova, lahir pada 17 September 1976 di Jakarta, adalah seorang jurnalis dan penyiar televisi.

 

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi, pada tahun 2000, Alfito Deannova Gintings atau yang akrab disapa Fito, langsung memulai karirnya di dunia penyiaran.

Ia melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti program magister Studi Sosial/Komunikasi Politik di Universitas Indonesia, lulus pada tahun 2007.

Awal karir Fito dimulai sebagai News Anchor di SCTV pada bulan Juli 2000. Ia juga pernah menjabat sebagai Produser hingga tahun 2007 di SCTV sebelum pindah ke tvOne.

Di tvOne, Fito menduduki beberapa posisi penting, seperti News Talkshow Manager, Feature & Documentary Manager, News Gathering General Manager, News Anchor hingga Current Affairs General Manager.

Mulai tahun 2007, Fito juga terlibat sebagai pengajar di Universitas Al-Azhar Indonesia Jakarta hingga Desember 2011 dan pernah menjadi dosen di Universitas Paramadina hingga Juni 2013.

Tugas wartawan magang pertamanya adalah meliput peristiwa meledaknya bom di kediaman Kedubes Filipina di Jakarta pada Agustus 2000, dengan fokus peliputan pada bidang hukum dan kriminal.

Setelah tujuh tahun di bawah naungan EMTEK, Fito mengembangkan karirnya di stasiun televisi Lativi yang kemudian bertransformasi menjadi TVOne pada tahun 2007.

Bersama Karni Ilyas, mantan bosnya di SCTV, Fito turut aktif membangun citra tvOne sebagai saluran berita aktual atau current affairs.

Fito juga memiliki program berita sendiri, yakni Alfito Show yang meraih penghargaan Panasonic Award 2010 kategori News Talk Show.

Perjalanan karir Fito semakin meningkat ketika ia bergabung dengan CNN Indonesia pada tahun 2015, media yang didirikan oleh Group Transmedia.

Pada tahun 2019, Fito dipercaya untuk menjabat sebagai Pemimpin Redaksi detik.com.

Di sisi lain, Afito sempat mendapat penghargaan Panasonic Award 2010 kategori News Talkshow: Debat.

Ia juga pernah meraih penghargaan sebagai Jurnalis TV oleh Perhimpunan Jurnalis Indonesia pada tahun 2009.

Profil Liviana Cherlisa

Liviana Cherlisa, seorang presenter kelahiran 9 Desember 1989 di Jakarta,merupakan lulusan Universitas Al-Azhar Indonesia Jakarta dengan gelar sarjana di bidang Jurnalisme Broadcast pada tahun 2011.

Meskipun lahir di Jakarta, Liviana yang kini berusia 34 tahun, memiliki keturunan Maluku Utara dari ayahnya.

Karier Liviana di dunia penyiaran dimulai pada tahun 2009 ketika ia menjadi News Anchor di MNCTV.

Pada bulan Maret 2012, ia bergabung dengan Kompas TV sebagai News Anchor, dan pada tahun 2015, dipercaya sebagai News Producer di tempat kerjanya.

Sampai sekarang, Liviana tetap aktif sebagai News Anchor dan News Producer di Kompas TV.

Di stasiun tersebut, Liviana memandu program berita Sapa Malam, Talkshow Dua Arah, dan program Livi On Point.

Liviana juga pernah menjadi peserta dalam kontes kecantikan Miss Indonesia pada tahun 2009, mewakili provinsi Maluku Utara.

Maluku Utara telah berpartisipasi dalam ajang Miss Indonesia sejak tahun 2005 dan perwakilan dari provinsi ini telah mencapai beberapa prestasi, dengan pencapaian tertinggi berada di lima besar Miss Indonesia 2006 dan 2012.

Liviana mengungkapkan bahwa salah satu pengalaman tak terlupakan selama menjadi jurnalis adalah ketika meliput kejadian bom di Thamrin dan mengalami protes dari narasumber yang merupakan anggota DPRD.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.