Forum APEC Soroti AI dan Green Economy untuk UMKM

AKURAT.CO Transformasi digital dan transisi menuju ekonomi hijau menjadi dua agenda utama yang disiapkan pemerintah untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di tingkat global.
Isu tersebut mengemuka dalam The 61st APEC Small and Medium Enterprises Working Group Meeting (SMEWGM) yang dihadiri delegasi Indonesia di Seoul, Korea Selatan.
Forum tersebut membahas implementasi Rencana Strategis SMEWG 2025–2028 yang mencakup lima prioritas utama, yakni penguatan ekosistem startup, akses pembiayaan, perluasan pasar internasional, transformasi digital, dan transisi hijau berbasis bio-circular-green economy.
Baca Juga: Jawab Keluhan UMKM, Menteri Busan Siapkan Aturan Baru Marketplace yang Lebih Adil
Staf Khusus Menteri UMKM, Triana Krisandini Tandjung, mengatakan kehadiran Indonesia dalam forum tersebut bertujuan menyelaraskan arah kebijakan nasional dengan strategi pembangunan ekonomi kawasan Asia-Pasifik.
“Kementerian UMKM hadir dalam forum APEC untuk menyelaraskan arah kebijakan nasional dengan visi strategis Asia-Pasifik guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Triana.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana, menilai perkembangan teknologi, khususnya AI, membuka peluang baru bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi usaha sekaligus memperluas akses pasar.
Selain AI, forum juga menyoroti pentingnya pengembangan usaha yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Pendekatan ekonomi hijau dinilai semakin relevan seiring meningkatnya tuntutan pasar global terhadap produk yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca Juga: OJK Perluas Program Ekonomi Daerah, UMKM Jadi Prioritas
Pembahasan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju The 32nd APEC SME Ministerial Meeting yang dijadwalkan berlangsung di Guangzhou, China, pada September 2026.
Pertemuan tingkat menteri tersebut akan mengusung tema Innovation Drives Progress, Partnership Delivers Prosperity dengan fokus pada inovasi teknologi, pemberdayaan digital dan kecerdasan buatan, serta pembangunan yang inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









