Blockchain untuk Rakyat, UMKM dan Desa Kini Bisa Akses Teknologi Canggih

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia secara resmi membuka akses pemanfaatan teknologi Blockchain kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), komunitas digital, hingga masyarakat desa.
Langkah ini diambil guna menjawab tantangan transparansi, efisiensi, dan keamanan data di tingkat akar rumput.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Preside, Gibran Rakabuming Raka dalam sambutan virtual pada Kamis (26/6/2025), menyusul penetapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Baca Juga: Literasi Keuangan Jadi Kunci UMKM Bertahan dan Tumbuh
“Bayangkan, jika UMKM di desa-desa bisa menciptakan platform keuangan mikro dengan pencatatan transaksi yang tidak bisa diubah dan bisa dilacak,” ujar Gibran. Ia mencontohkan pula bagaimana teknologi ini dapat dimanfaatkan oleh petani dalam pencatatan distribusi pupuk dan panen secara real-time.
Dengan karakteristiknya yang tidak dapat dihapus atau dimanipulasi, Blockchain diyakini Wapres Gibran sebagai sistem pencatatan masa depan yang menjamin kepercayaan publik secara menyeluruh.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tak lagi membatasi pemanfaatan teknologi tinggi hanya untuk sektor korporasi dan finansial besar.
“Blockchain ibarat buku kas bersama yang transparan dan tak bisa diubah satu pihak,” katanya.
Baca Juga: Gandeng BANI, Kadin siap Bahas Simposium Internasional Arbitrase untuk Dukung UMKM
Pemerintah berharap perluasan penggunaan Blockchain ke sektor UMKM dan desa digital dapat mendorong efisiensi pelayanan publik, memperkuat ekosistem digital di akar rumput, serta menciptakan ekonomi inklusif berbasis data yang dapat dipercaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok






