Menteri Maman Sebut Pembentukan Holding UMKM Berkaca dari Keberhasilan Sektor Otomotif
Demi Ermansyah | 10 Desember 2024, 23:16 WIB

AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, memperkenalkan inisiatif pembentukan UMKM Holding. Dimana nantinya program tersebut akan dirancang untuk menciptakan konektivitas antar pengusaha UMKM dengan industri besar.
Dengan adanya pembentukan holding ini, tambah Maman, diharapkan mampu mendukung perkembangan UMKM ke tingkat yang lebih tinggi.
Nantinya UMKM Holding akan menjadi platform yang tidak hanya menghubungkan pengusaha kecil dengan pemain besar, tetapi juga menyediakan berbagai dukungan strategis. Sedangkan untuk ekosistem holding ini, akan disediakan pelatihan produksi, akses pembiayaan, perencanaan bisnis, hingga membangun rantai pasok dan mendatangkan investor.
"Tentunya semua ini dilakukan sebagai bagian dari kepastian agar ini UMKM dapat bergerak dalam ekosistem yang saling mendukung, tanpa terpecah," ungkapnya di Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Salah satu fokus utama program ini, lanjutnya, yakni untuk penciptaan ekosistem yang memungkinkan para pelaku UMKM ini menjadi bagian dari rantai pasok industri besar. Sebagai contoh industri otomotif sebagai model sukses di mana hubungan antara pelaku usaha kecil dengan perusahaan besar telah terjalin kuat.
"Di sektor otomotif, kolaborasi antara industri besar dan UMKM telah menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Ini yang ingin kami terapkan di berbagai sektor lainnya,” jelasnya.
Tak hanya itu saja, papar Maman, pengintegrasian di sektor-sektor seperti pertanian, makanan dan minuman, hingga suvenir akan berada di dalam mekanisme holding UMKM ini. "Harapan kami, melalui UMKM Holding, UMKM kita tidak hanya berkembang secara domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








