Women Owned Bussiness Kunci Inklusivitas Pembangunan UMKM Perempuan
Demi Ermansyah | 4 Desember 2024, 13:23 WIB

AKURAT.CO Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Asian Development Bank (ADB) memulai langkah strategis untuk merumuskan definisi nasional yang jelas terkait Women-Owned Business (WoB).
Di mana inisiatif ini bertujuan membangun kerangka data yang andal, yang penting untuk mendukung kebijakan ekonomi inklusif.
Merespon hal tersebut, Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Kementerian UMKM, Henra Saragih, menegaskan bahwa definisi ini akan membantu berbagai pihak, mulai dari pembuat kebijakan hingga pelaku ekosistem keuangan.
"Definisi yang jelas akan memberikan panduan bagi penyedia layanan keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif," ucapnya pada saat Focus Group Discussion (FGD) The Need for a Sound Definition of Women-Owned Businesses di Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Usut punya usut, FGD tersebut menjadi bagian dari Program Daya Saing, Modernisasi Industri, dan Percepatan Perdagangan (CITA Program) dari ADB.
Senada dengan Henra, Senior Trade Logistic Specialist ADB, Henry Sandee memaparkan bahwa urgensi dari definisi WoB menjadi salah satu kunci krusial bagi pengembangan UMKM sekaligus meningkatkan akses pembiayaan khususnya bagi para pelaku usaha perempuan di Indonesia.
"Tentunya dengan berbagai rekomendasi untuk memasukkan amanah hukum terkait kebijakan afirmatif bagi WoB dalam rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terbaru, diharapkan melalui langkah tersebut dapat mampu menciptakan ekosistem pendukung yang kuat dan inklusif bagi pelaku UMKM perempuan di Tanah Air," ucapnya kembali
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







