Viral Modus Penyalahgunaan QRIS untuk Judi Online, Ini Ciri-ciri dan Cara Menghindarinya!

AKURAT.CO Modus penyalahgunaan QRIS untuk transaksi yang diduga berkaitan dengan judi online menjadi sorotan setelah viral di media sosial.
Seorang pengguna Threads mengaku menemukan nama penerima mencurigakan saat hendak membayar jajanan menggunakan QRIS.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi digital.
Lantas, bagaimana modus penyalahgunaan QRIS bekerja, apa saja ciri-cirinya, dan bagaimana cara menghindarinya?
Baca Juga: YG Entertainment Siapkan 9 Idol Baru, Penggemar Nantikan Debut NEXT MONSTER
Kronologi Modus QRIS Pedagang yang Viral
Kasus penyalahgunaan QRIS menjadi perbincangan di media sosial setelah seorang pengguna Threads dengan akun @firdaus.abdllhh_ membagikan pengalaman saat membeli jajanan di pedagang kaki lima pada Oktober 2026.
Dalam unggahannya, ia bercerita bahwa dirinya ingin membayar menggunakan QRIS karena hanya membawa uang tunai pecahan Rp100.000, sedangkan harga jajanan yang dibeli hanya Rp8.000.
Namun, saat memindai kode QRIS yang diberikan pedagang, ia menemukan hal yang mencurigakan.
Nama penerima yang muncul di aplikasi pembayaran justru mengarah pada situs judi online, bukan nama warung tempat ia membeli jajanan.
Menyadari adanya kejanggalan tersebut, pembeli itu tidak melanjutkan pembayaran. Pengalamannya kemudian ramai dibicarakan di Threads dan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan transaksi digital.
Baca Juga: Profil Luisa Adreena, Pemeran Na Willa yang Jadi Nominasi Termuda FFI 2026
Bagaimana Modus Penyalahgunaan QRIS Bekerja?
1. QRIS dimanfaatkan untuk menerima dana judi online
QRIS yang seharusnya digunakan untuk menerima pembayaran barang atau jasa diduga disalahgunakan untuk menampung dana yang berkaitan dengan aktivitas judi online.
Dengan menggunakan kode pembayaran yang terhubung ke akun atau merchant tertentu, transaksi dapat terlihat seperti pembayaran biasa. Padahal, dana yang dikirimkan berpotensi masuk ke pihak yang tidak berkaitan dengan transaksi sebenarnya.
2. Nama penerima tidak sesuai dengan nama pedagang
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah perbedaan nama penerima yang muncul di aplikasi pembayaran dengan nama toko tempat berbelanja.
Misalnya, seseorang membeli makanan di warung, tetapi ketika memindai QRIS, nama penerima yang muncul justru berkaitan dengan situs judi online. Kondisi ini patut dicurigai karena tujuan pembayaran tidak sesuai dengan transaksi yang dilakukan.
Karena itu, pembeli sebaiknya tidak langsung menekan tombol pembayaran sebelum memastikan identitas penerima sudah benar.
3. Uang berpotensi masuk ke pihak yang salah
Jika pembeli tetap menyelesaikan transaksi, uang yang dikirimkan berpotensi masuk ke rekening atau akun merchant yang tertera pada aplikasi, bukan kepada pedagang yang seharusnya menerima pembayaran.
Akibatnya, pembeli bisa kehilangan uang untuk transaksi tersebut, sedangkan pedagang berisiko tidak menerima pembayaran atas barang yang dijualnya.
4. Transaksi mencurigakan dapat ditindaklanjuti
Apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan QRIS, penyedia jasa pembayaran dan otoritas terkait dapat melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya.
PPATK juga melakukan penelusuran terhadap transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan judi online, termasuk aliran dana melalui berbagai kanal pembayaran digital.
Ciri-ciri Modus Penyalahgunaan QRIS
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pembayaran menggunakan QRIS:
Nama penerima berbeda dari nama toko. Jika nama yang muncul di aplikasi tidak sesuai dengan pedagang atau usaha yang dituju, periksa kembali sebelum membayar.
Nama penerima berkaitan dengan judi online. Jangan lanjutkan transaksi jika identitas penerima menunjukkan indikasi kuat berkaitan dengan aktivitas perjudian.
Kode QR terlihat tidak wajar. Perhatikan apakah terdapat stiker tambahan, tempelan yang menutupi kode lama, atau perubahan fisik pada kode QRIS yang dipajang.
Pedagang memberikan kode pembayaran pengganti secara mendadak. Pastikan kode baru tersebut benar-benar milik pedagang dan nama penerimanya sesuai dengan transaksi.
Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk memeriksa nama merchant yang muncul di aplikasi pembayaran sebelum mengonfirmasi transaksi. Jika informasi penerima tidak sesuai, pembayaran sebaiknya dibatalkan.
Selain pembeli, pedagang juga perlu memeriksa kondisi kode QRIS secara berkala dan memastikan dana yang masuk sesuai dengan transaksi penjualan.
FAQ
1. Apa itu modus penyalahgunaan QRIS?
Modus penyalahgunaan QRIS adalah tindakan memanfaatkan kode pembayaran atau akun merchant untuk transaksi yang tidak sesuai dengan tujuan sebenarnya. Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah penggunaan QRIS untuk menyalurkan dana yang berkaitan dengan aktivitas ilegal.
2. Bagaimana cara kerja modus QRIS untuk judi online?
Modus ini diduga melibatkan penggunaan kode QRIS atau akun merchant untuk menerima dana yang berkaitan dengan deposit judi online. Akibatnya, pembeli yang memindai kode tersebut berpotensi mengirimkan uang kepada penerima yang tidak sesuai dengan tujuan transaksi.
3. Apa ciri-ciri QRIS yang mencurigakan?
Ciri-cirinya antara lain nama penerima tidak sesuai dengan nama toko, identitas penerima mengarah pada situs judi online, kode QR terlihat ditempel ulang, atau pedagang memberikan kode pembayaran pengganti yang tidak dapat dipastikan keasliannya.
4. Apa yang harus dilakukan jika nama penerima QRIS berbeda dari nama toko?
Jangan lanjutkan pembayaran sebelum memastikan identitas penerima. Tanyakan kepada pedagang dan gunakan metode pembayaran lain jika ketidaksesuaian tersebut tidak dapat dijelaskan.
5. Bagaimana cara menghindari penipuan QRIS?
Periksa nama penerima dan nominal pembayaran sebelum memasukkan PIN atau mengonfirmasi transaksi. Pastikan kode QR berasal dari sumber yang tepercaya dan segera laporkan transaksi mencurigakan kepada penyedia jasa pembayaran.
Kesimpulan
Modus penyalahgunaan QRIS yang viral di media sosial menjadi pengingat bahwa transaksi digital tetap membutuhkan kewaspadaan.
Salah satu tanda yang patut diperhatikan adalah nama penerima yang tidak sesuai dengan toko atau tujuan pembayaran, termasuk jika identitas tersebut mengarah pada situs judi online.
Untuk menghindari risiko salah transfer, pengguna sebaiknya selalu memeriksa nama merchant dan nominal transaksi sebelum melakukan pembayaran.
Pedagang juga perlu memastikan kode QRIS yang dipajang tidak diganti atau disalahgunakan. Dengan langkah sederhana ini, transaksi digital dapat dilakukan dengan lebih aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 6Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi



