Akurat Logo

Penyebab Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Apakah Berbahaya?

Putri Chandra | 25 September 2026, 21:44 WIB
Penyebab Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Apakah Berbahaya?
Ilustrasi, Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan - Magnific

AKURAT.CO Fenomena Blue Fire muncul di Gunung Papandayan menjadi perhatian setelah nyala api berwarna biru hingga biru keunguan terlihat di kawasan kawah.

Kemunculan api biru ini menarik perhatian karena fenomena serupa biasanya identik dengan kawasan vulkanik yang memiliki kandungan belerang tinggi.

Lantas, apa sebenarnya penyebab Blue Fire di Gunung Papandayan dan apakah fenomena tersebut berbahaya bagi wisatawan?

Blue Fire bukanlah lava yang berubah menjadi warna biru. Fenomena tersebut berkaitan dengan pembakaran gas dan belerang yang keluar dari kawasan kawah.

Api biru biasanya terlihat lebih jelas ketika malam hari karena kondisi gelap membuat cahayanya lebih mudah diamati.

Baca Juga: Apa Saja Wisata Sejarah di Makassar yang Menarik untuk Dikunjungi


Apa Itu Blue Fire yang Muncul di Gunung Papandayan?

Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan merupakan kemunculan nyala api berwarna biru hingga biru keunguan di sekitar kawasan kawah.

Warna biru tersebut berasal dari pembakaran gas dan belerang yang keluar dari dalam kawah, bukan karena gunung mengeluarkan lava berwarna biru.

Fenomena ini biasanya lebih mudah terlihat pada malam hari karena cahaya api biru menjadi lebih jelas ketika kondisi di sekitar kawah gelap.

Fenomena serupa juga pernah terlihat di kawasan Kawah Baru Gunung Papandayan pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Cara Cepat Beradaptasi Kuliah dan Bekerja di Luar Negeri


Penyebab Blue Fire Muncul di Papandayan

Pada 23 September 2026, PVMBG mengamati adanya nyala berwarna biru keunguan di beberapa titik Gunung Papandayan.

Sehari setelahnya, pada 24 September, nyala tersebut terlihat lebih sedikit dan cenderung berwarna biru keputihan.

Badan Geologi juga mencatat adanya perubahan di sekitar kawah. Sejak 2025, bukaan Kawah Manuk disebut cenderung menyempit dan asap yang terlihat di permukaan juga berkurang.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.