Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

AKURAT.CO Surat lamaran kerja merupakan dokumen penting yang digunakan oleh pencari kerja untuk melamar suatu posisi di perusahaan. Surat ini menjadi kesan pertama bagi HRD dalam menilai kepribadian, kemampuan komunikasi, dan keseriusan pelamar.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar agar peluang diterima semakin besar.
Artikel ini akan membahas cara membuat surat lamaran kerja secara lengkap, mulai dari pengertian, struktur, hingga tips penulisannya.
Baca Juga: Penting Dibaca! 7 Cara Menulis Surat Lamaran Kerja yang Bikin HRD Kepincut
Pengertian Surat Lamaran Kerja
Surat lamaran kerja merupakan dokumen formal yang digunakan untuk mengajukan permohonan pekerjaan secara tertulis kepada perusahaan atau instansi tertentu. Surat ini memuat identitas pelamar, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, serta alasan kesesuaian dengan posisi yang dilamar, sehingga menjadi bahan pertimbangan awal bagi pihak HRD.
Struktur Surat Lamaran Kerja
Agar terlihat profesional, surat lamaran kerja harus ditulis dengan struktur yang tepat, yaitu sebagai berikut:
- Tempat dan Tanggal Penulisan
Bagian ini ditulis di pojok kanan atas surat. Fungsinya untuk menunjukkan waktu pembuatan surat lamaran kerja. - Tujuan Surat
Berisi nama perusahaan dan alamat perusahaan yang dituju. Penulisan harus jelas dan sesuai dengan lowongan yang dilamar. - Salam Pembuka
Biasanya menggunakan salam formal seperti “Yth.” atau “Dengan hormat” sebagai bentuk kesopanan. - Paragraf Pembuka
Berisi informasi sumber lowongan kerja, misalnya dari iklan, media sosial, atau website perusahaan. - Paragraf Isi
Bagian ini menjelaskan identitas singkat pelamar, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, serta kemampuan yang relevan dengan posisi yang dilamar. - Paragraf Penutup
Berisi harapan agar lamaran dipertimbangkan serta ucapan terima kasih kepada pihak perusahaan. - Penutup dan Tanda Tangan
Diakhiri dengan salam penutup seperti “Hormat saya” dan dilengkapi nama lengkap pelamar.
Fungsi Utama Surat Lamaran
Surat lamaran kerja berfungsi sebagai pengantar CV sekaligus bukti tertulis pengajuan pekerjaan. Melalui surat ini, pelamar dapat menunjukkan keseriusan, profesionalisme, serta kemampuan komunikasi secara tertulis.
Selain itu, surat lamaran membantu perusahaan menyaring kandidat potensial sebelum tahap wawancara dengan menonjolkan kualifikasi dan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Cara Membuat Surat Lamaran Kerja
Berikut langkah-langkah membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar:
- Gunakan Bahasa yang Formal dan Sopan
Surat lamaran kerja harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jelas, serta tidak bertele-tele. - Sesuaikan dengan Posisi yang Dilamar
Tuliskan kemampuan dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang dituju agar surat terlihat meyakinkan. - Tulis Secara Singkat dan Jelas
Hindari paragraf yang terlalu panjang. Sampaikan informasi penting secara padat dan terstruktur. - Perhatikan Ejaan dan Tata Bahasa
Pastikan tidak ada kesalahan penulisan, ejaan, atau tanda baca karena dapat mengurangi kesan profesional. - Gunakan Format yang Rapi
Penataan paragraf, jarak spasi, dan font yang rapi akan membuat surat lamaran lebih nyaman dibaca.
Surat lamaran kerja merupakan dokumen penting yang menjadi penilaian awal perusahaan terhadap pelamar.
Dengan memahami pengertian, struktur, dan cara penulisan yang tepat, pelamar dapat menyusun surat lamaran yang profesional, jelas, dan meyakinkan.
Penggunaan bahasa yang formal, isi yang relevan dengan posisi yang dilamar, serta format yang rapi akan meningkatkan peluang lamaran untuk diperhatikan oleh HRD.
Oleh karena itu, kemampuan menulis surat lamaran kerja yang baik dan benar menjadi langkah awal yang sangat penting dalam proses melamar pekerjaan.
Vidhia Ramadhanti (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






