Akurat

Sering Memakai Hoodie? Ini Pesan Psikologis yang Tanpa Sadar Anda Tunjukkan

Rahmat Ghafur | 15 Desember 2025, 23:47 WIB
Sering Memakai Hoodie? Ini Pesan Psikologis yang Tanpa Sadar Anda Tunjukkan

AKURAT.CO Mengenakan hoodie atau jaket bertudung sering dianggap sekadar pilihan gaya atau cara melindungi diri dari cuaca.

Namun dalam kacamata psikologi, kebiasaan ini bisa menyampaikan pesan nonverbal tertentu tentang kondisi emosional, identitas diri, hingga cara seseorang berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.

Baca Juga: Viral! Intip 4 Alasan Jaket UNIQLO UV AIRism Hoodie Jadi Jaket Andalan Pejuang Ibu Kota!

Manusia secara alami membaca bahasa tubuh dengan cepat, termasuk melalui pakaian. Hoodie menjadi salah satu elemen yang mudah ditafsirkan karena langsung memengaruhi postur, ekspresi wajah, dan tingkat keterbukaan seseorang.

Maknanya pun tidak tunggal semua bergantung pada situasi, suasana hati, dan cara hoodie itu dikenakan.

Makna Psikologis di Balik Kebiasaan Memakai Hoodie

1. Rasa Aman dan Perlindungan Emosional

Dalam psikologi, mengenakan hoodie sering dikaitkan dengan kebutuhan akan rasa aman. Tudung yang menutupi kepala menciptakan semacam “ruang pribadi” yang membuat pemakainya merasa lebih terlindungi dari rangsangan luar.

Tak heran jika banyak orang memilih hoodie saat merasa lelah, stres, atau kewalahan secara emosional, terutama di tempat ramai seperti bandara, transportasi umum, atau kampus.

2. Sinyal Ingin Menarik Diri

Hoodie juga kerap menjadi tanda seseorang ingin mengurangi interaksi sosial. Menutupi kepala dapat membantu menghindari perhatian dan menjadi cara halus untuk berkata, “Saya butuh ruang.”

Ini bukan berarti pemakainya sedang marah atau sedih, melainkan sedang menghemat energi emosional. Kebiasaan ini umum ditemui pada remaja dan dewasa muda.

3. Ekspresi Identitas dan Gaya Hidup

Di sisi lain, hoodie juga bisa mencerminkan identitas diri. Dalam budaya streetwear, skateboard, hip-hop, hingga fashion indie, hoodie justru melambangkan kepercayaan diri dan rasa kebersamaan dalam komunitas tertentu.

Hoodie yang dikenakan dengan postur tubuh santai dan kontak mata yang tenang memberi pesan berbeda dibandingkan hoodie yang dipakai rapat dengan bahu tertunduk.

4. Membantu Fokus dan Menenangkan Pikiran

Bagi sebagian orang, hoodie berfungsi sebagai alat bantu konsentrasi. Mahasiswa atau pekerja kreatif sering memakainya saat belajar atau bekerja karena dapat mengurangi gangguan visual.

Secara psikologis, hoodie bekerja mirip dengan headphone peredam bising menciptakan rasa tenang dan membantu otak tetap fokus, terutama bagi individu yang mudah cemas.

Isyarat Psikologis dari Kebiasaan Berpakaian Lainnya

Selain hoodie, berbagai gestur terkait pakaian juga menyimpan makna emosional:

- Menyilangkan lengan: Sering diartikan sebagai sikap defensif atau ketidaknyamanan, meski terkadang hanya karena merasa dingin.

- Menarik-narik lengan baju atau manset: Bisa menjadi tanda gugup atau tidak percaya diri, terutama saat merasa dinilai orang lain.

- Merapikan kerah atau garis leher: Umumnya muncul ketika seseorang merasa tegang atau ingin mengendalikan kesan yang ditampilkan.

- Menyembunyikan tangan di saku: Menunjukkan keraguan atau keengganan untuk terlibat lebih jauh dalam interaksi.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D