Bebas Bau dan Keruh, Ini Tips Menjaga Air Kolam Ikan Lele Tetap Jernih

AKURAT.CO Menjaga kolam ikan lele agar tetap jernih adalah langkah penting dalam budidaya ikan. Air yang jernih membantu menjaga kesehatan ikan dan mencegah berbagai penyakit yang bisa mengganggu pertumbuhan.
Karena itu, perawatan kolam yang tepat perlu dilakukan secara rutin. Kolam yang keruh biasanya disebabkan oleh penumpukan kotoran, sisa pakan dan pertumbuhan ganggang yang tidak terkendali.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat ikan lele stres dan rentan terhadap infeksi.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengelola kolam dengan baik agar air tetap bersih.
Di artikel ini akan dijelaskan beberapa langkah praktis yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kejernihan kolam ikan lele.
Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa meningkatkan hasil budidaya dan menjaga kualitas ikan secara maksimal.
10 Cara Menjaga Kolam Ikan Lele Tetap Jernih
Kejernihan air kolam ikan lele sangat penting untuk kesehatan dan pertumbuhan ikan.
Berikut beberapa langkah efektif yang bisa dilakukan agar air kolam tetap bening dan nyaman bagi ikan lele.
1. Pasang Sistem Filtrasi yang Tepat
Gunakan dua jenis filter, yaitu filter biologis dan mekanis. Filter biologis berfungsi sebagai habitat bagi bakteri baik yang membantu mengurai limbah organik sehingga siklus nitrogen di kolam tetap seimbang.
Sedangkan filter mekanis berperan menyaring partikel kotoran seperti daun, sisa pakan, dan lumpur agar tidak membuat air keruh. Pastikan kapasitas filter sesuai dengan ukuran kolam dan lakukan pembersihan filter secara rutin.
2. Bersihkan Kolam Secara Rutin
Membersihkan kolam secara berkala sangat penting untuk menghilangkan kotoran dan sisa bahan organik yang menumpuk.
Gunakan alat seperti jaring, sapu dan penyedot lumpur untuk membersihkan dasar dan permukaan kolam. Pembersihan kolam minimal satu minggu sekali atau lebih sering jika diperlukan.
3. Atur Pemberian Pakan dengan Tepat
Hindari memberi makan ikan secara berlebihan karena sisa pakan yang tidak termakan bisa mengotori air dan meningkatkan kadar amonia, yang berbahaya bagi ikan.
Berikan pakan sesuai kebutuhan dan pastikan ikan menghabiskan makanan dalam waktu sekitar lima menit, dan cukup dua kali sehari.
4. Jaga Keseimbangan pH Air
pH air ideal untuk ikan lele berkisar antara 7,5 hingga 8,5. Fluktuasi pH yang terlalu besar bisa membuat ikan stres dan rentan sakit. Selalu cek pH air secara rutin dan lakukan penyesuaian jika diperlukan.
5. Manfaatkan Tanaman Air
Tanaman air seperti eceng gondok, bunga lili air, terapung, marjinal, dan teratai berperan sebagai filter alami yang menyerap nutrisi berlebih.
Selain itu, tanaman air juga mencegah pertumbuhan ganggang yang menyebabkan air keruh serta menghasilkan oksigen dan memberi perlindungan bagi ikan.
6. Hindari Kepadatan Ikan Berlebih (Overcrowding)
Terlalu banyak ikan dalam kolam dapat meningkatkan limbah dan mempercepat penurunan kualitas air. Sesuaikan jumlah ikan dengan kapasitas kolam agar air tetap bersih dan ikan bisa tumbuh optimal.
Jika Anda ingin memelihara banyak ikan, solusi yang baik adalah menambahkan filter lahan basah (wetland filter) yang membantu mengelola kelebihan limbah akibat populasi ikan yang padat.
7. Ganti Air secara Berkala
Meski sudah memakai filter, penggantian air secara rutin sangat dianjurkan untuk menghilangkan zat-zat yang sulit disaring. Lakukan penggantian air minimal sekali seminggu dengan menguras sebagian air kolam dan menggantinya dengan air bersih.
8. Pastikan Lokasi Kolam Tepat
Pilih lokasi kolam yang jauh dari sumber polusi dan mendapat sinar matahari yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman air dan menjaga ekosistem kolam tetap seimbang.
9. Gunakan Aerator untuk Sirkulasi dan Oksigenasi Air
Aerator membantu menjaga sirkulasi air dalam kolam agar kotoran tidak mengendap di dasar. Selain itu, alat ini juga meningkatkan kadar oksigen yang penting untuk kesehatan ikan lele.
10. Gunakan Bahan Penjernih Air Aman
Jika diperlukan, gunakan bahan alami seperti zeolit atau arang aktif yang mampu menyerap zat-zat penyebab air keruh tanpa membahayakan ikan.
Mengapa Air Bersih Penting untuk Kolam Lele?
● Menjadi Tempat Tinggal yang Sehat
Air kolam adalah habitat utama ikan lele. Air yang bersih memastikan lingkungan yang nyaman dan bebas dari zat berbahaya yang bisa mengganggu kesehatan ikan.
● Mencegah Penyakit dan Stres pada Ikan
Air yang kotor dan keruh dapat menjadi sarang bakteri, parasit, dan polutan yang menyebabkan penyakit serta stres pada lele, sehingga mengurangi produktivitas budidaya.
● Mendukung Pertumbuhan Optimal
Ikan lele membutuhkan air jernih agar proses metabolisme dan pencernaan berjalan dengan baik. Air bersih juga memungkinkan ikan menyerap oksigen dengan maksimal sehingga pertumbuhan lebih optimal.
● Menjaga Kualitas Reproduksi
Kualitas air yang baik berpengaruh pada kesuburan dan daya tetas telur lele. Air yang tercemar dapat menurunkan tingkat keberhasilan reproduksi.
● Mencegah Penumpukan Zat Beracun
Air bersih membantu mengurangi kadar amonia dan nitrit yang berbahaya bagi ikan. Dengan begitu, risiko keracunan dan kematian ikan bisa diminimalkan.
● Menjaga Stabilitas Suhu dan Oksigen
Air jernih memudahkan pengaturan suhu yang ideal dan memastikan kadar oksigen cukup untuk kebutuhan hidup ikan lele.
Kesimpulan
Air kolam ikan lele yang jernih sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ikan secara maksimal.
Kualitas air yang baik membantu mencegah timbulnya penyakit dan stres pada ikan, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem kolam.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









