Mahasiswa Desain Antusias Menyerap Inspirasi di Indonesia Design Week 2025

AKURAT.CO Suasana Indonesia Design Week (IDW) 2025 di Indonesia Design District (IDD) PIK2 dipenuhi energi muda.
Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas tampak menyusuri lorong-lorong semi-outdoor IDD, membawa buku catatan, kamera, bahkan sketsa yang mereka kerjakan langsung di lokasi.
Salah satunya adalah Freymana Nazilla, mahasiswa desain interior semester akhir dari Universitas Prasetiya Mulya.
Dengan wajah penuh semangat, Freymana mengaku sudah menunggu momen ini sejak tahun lalu.
“IDW ini ibarat laboratorium berjalan. Kita bisa lihat langsung karya desainer kelas dunia, kolaborasi brand, sampai eksperimen instalasi yang nggak bisa ditemui di kampus,” ujarnya.
Tema tahun ini, Ideantity (gabungan idea dan identity), menurut Freymana memberi banyak bahan renungan bagi generasi muda. Ia menyebut instalasi kolaborasi antara SMEG dan Museum Macan sebagai salah satu favoritnya.
“Buat saya itu bukan sekadar karya, tapi pelajaran tentang bagaimana seni dan teknologi bisa saling melengkapi. Saya jadi kepikiran, gimana caranya bikin karya yang relevan tapi tetap punya akar budaya Indonesia,” tambahnya.
Selain instalasi, area Artisan Alley yang menampilkan karya 51 artisan lokal juga tak luput dari perhatiannya.
Freymana menilai karya-karya kriya itu memberi inspirasi tentang bagaimana produk sederhana bisa tampil elegan dengan sentuhan desain modern.
“Banyak yang bisa saya adaptasi untuk tugas akhir nanti. IDW ini benar-benar jadi tempat untuk mengasah imajinasi,” katanya sambil menunjukkan foto hasil dokumentasinya.
Pengalaman itu, lanjut Freymana, semakin meneguhkan pilihannya berkarier di dunia desain. Ia merasa IDW bukan hanya festival, tapi ekosistem yang memberi arah baru bagi mahasiswa.
“Saya melihat sendiri bagaimana brand besar seperti TOTO, Kohler, atau Juno Home bisa kolaborasi dengan desainer muda. Itu bikin saya optimis, mahasiswa kayak saya juga punya tempat di industri ini,” tuturnya.
IDW 2025 akhirnya menjadi ruang belajar non-formal yang berharga bagi Nicholas dan teman-temannya.
Mereka pulang dengan catatan penuh ide, kepala yang berisik oleh inspirasi, dan semangat baru untuk berkontribusi di dunia desain Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 8Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







