Danone Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi atas Komitmen Keberlanjutan dan Pelestarian Air

AKURAT.CO Danone Indonesia meraih penghargaan bergengsi Gartner Power of the Profession™ - Supply Chain Awards dalam kategori Social Impact of The Year.
Penghargaan ini diberikan oleh Gartner, lembaga konsultan manajemen berbasis di Amerika Serikat, sebagai pengakuan atas komitmen Danone Indonesia dalam pelestarian air, termasuk pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), penguatan rantai pasok, dan pemberdayaan masyarakat.
Penghargaan ini merupakan bagian dari program tahunan yang mengakui inovasi luar biasa dalam rantai pasok global, yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat luas tetapi juga mendorong kinerja bisnis yang berkelanjutan.
Senior Public Affairs and Sustainability Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo,menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari peta jalan keberlanjutan perusahaan melalui Danone Impact Journey (DIJ).
"Inisiatif yang kami lakukan melibatkan pengelolaan sumber daya air secara terpadu dari hulu ke hilir serta membantu memperkuat tata kelola air lokal. Inisiatif ini juga mendukung pemberdayaan komunitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Karyanto, Senin (3/3/2025).
Baca Juga: Transportasi Listrik dan CCS Kunci Percepatan Transisi Energi
Sebagai negara dengan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia masih menghadapi ketidakseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air, terutama di Jawa dan Bali.
Padatnya populasi dan aktivitas ekonomi, termasuk sektor pariwisata, meningkatkan tekanan terhadap sumber daya air, khususnya saat musim kemarau.
"Menanggapi tantangan ini, Danone Indonesia aktif mengelola 10 daerah aliran sungai (DAS) di Jawa dan Bali sebagai upaya konservasi air dan keberlanjutan lingkungan," tambahnya.
Danone Indonesia menerapkan solusi berbasis alam dan praktik berkelanjutan, di antaranya:
- Konservasi lanskap dengan penanaman 2,6 juta pohon untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
- Pembangunan 20.000 parit resapan (rorak) dan 2.500 sumur resapan guna pemulihan air tanah.
- Pertanian regeneratif yang melibatkan 1.000 petani di 500 hektar lahan, guna meningkatkan efisiensi penggunaan air serta ketahanan pertanian.
- Penyediaan akses air bersih bagi 563.000 orang di komunitas sekitar lokasi operasional Danone Indonesia serta di tingkat nasional.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Dampak Positif Air (Positive Water Impact), yang bertujuan untuk mengembalikan lebih banyak air ke alam dan masyarakat dibandingkan dengan jumlah air yang digunakan dalam proses produksi.
Penghitungan volume air ini dilakukan melalui proses pengukuran dan pemantauan dampak inisiatif pengelolaan air secara akurat, yang telah divalidasi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Baca Juga: Pegadaian Wujudkan Keberlanjutan Energi dan Air Bersih di Batam
Inisiatif ini telah memberikan dampak positif bagi komunitas petani, di antaranya:
- Peningkatan produktivitas hasil panen hingga 50 persen.
- Kenaikan pendapatan tahunan lebih dari 30 persen bagi lebih dari 150 petani.
- Perlindungan terhadap petani di daerah hulu dari risiko longsor dan gagal panen.
- Peningkatan kapasitas praktik budidaya dan pengelolaan sumber daya air bagi 1.000 petani.
- Menjadi proyek percontohan pertanian berkelanjutan pada 150 hektar lahan garapan.
Model inisiatif ini menjadi blueprint bagi program pengelolaan air di seluruh wilayah operasional Danone Indonesia di masa mendatang.
"Kami ingin menegaskan bahwa keberlanjutan rantai pasok tidak hanya berdampak pada bisnis, tetapi juga membawa perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan penghargaan ini, Danone Indonesia semakin berkomitmen dalam membangun ekosistem rantai pasok yang tangguh dan berkelanjutan," tutup Karyanto.
Baca Juga: DPR Dukung Presiden Prabowo Segera Bangun Giant Sea Wall untuk Lindungi Warga Pesisir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK





