Apa Itu Jam Koma? Istilah yang Viral di Kalangan Gen Z

AKURAT.CO Belakangan ini, istilah 'jam koma' kerap muncul di berbagai platform media sosial, terutama di kalangan generasi Z.
Istilah Jam Koma ini pun menjadi topik hangat perbincangan di sejumlah media, terutama di TikTok dan Twitter.
Baca Juga: Mengenal Gen Z: Generasi Digital yang Mengubah Dunia
Jam koma sendiri merujuk pada suatu kondisi di mana seseorang mengalami penurunan energi yang sangat drastis pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.
Ternyata, fenomena ini mencerminkan kondisi di mana banyak remaja dan dewasa muda dari gen Z merasa kehilangan energi saat jam-jam kritis.
Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa lelah yang ekstrem, sulit berkonsentrasi, dan bahkan bisa membuat seseorang merasa mati rasa secara mental.
Jam koma sebagian besar disebabkan oleh paparan terus-menerus terhadap layar digital yang berkontribusi pada kelelahan mental.
Kondisi ini tentunya sangat umum terjadi di kalangan gen Z, karena mereka tumbuh dalam lingkungan digital yang terus berubah. Hal inilah yang membuat mereka rentan terjebak dalam aktivitas online.
Aktivitas online yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan dalam durasi yang lama tentunya dapat memicu kelelahan kognitif.
Selain dari paparan digital yang berlebihan, fenomena jam koma juga berkaitan erat dengan kebiasaan tidur yang kurang disiplin di kalangan generasi Z.
Banyak dari mereka yang sering menghabiskan waktu larut malam untuk menjelajahi media sosial, bermain game, atau menonton konten online. Kebiasaan ini mengakibatkan waktu tidur yang tidak teratur dan kurangnya kualitas istirahat yang mereka dapatkan.
Akibatnya, tubuh mereka tidak memiliki kesempatan untuk pulih dengan baik, sehingga membuat mereka lebih mudah merasa lelah dan kehilangan energi saat beraktivitas di siang hari.
Fenomena jam koma tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik dan mental mereka, tetapi juga dapat mengurangi produktivitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, jam koma bisa menjadi pengingat bagi semua orang akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.
Dengan menerapkan gaya hidup yang sehat, seseorang dapat mencegah dan mengatasi masalah ini.
Baca Juga: 6 Tips Investasi Cerdas Buat Gen Z
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









