AKURAT.CO Dunia tinju amatir Indonesia tengah dilanda konflik serius. Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) menolak keras keterlibatan organisasi tandingan “abal-abal” dalam cabang olahraga tinju di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
Sebanyak 30 dari 33 provinsi peserta Popnas menyatakan tidak setuju dengan kehadiran organisasi baru yang dinilai tidak berpengalaman dan membahayakan keselamatan atlet.
Wakil Ketua Umum Pertina, Shelly Selowati menegaskan pihaknya butuh waktu 66 tahun membina wasit dan hakim profesional.
"Organisasi baru yang belum berusia tiga bulan tidak punya kapasitas memimpin pertandingan di ajang sebesar Popnas. Ini bisa membahayakan nyawa atlet di atas ring," sebutnya.
Menurutnya, penyelenggara Popnas diduga memaksakan penggunaan wasit dan hakim dari organisasi tandingan demi kepentingan tertentu, bahkan disebut telah mengorbankan keamanan atlet demi memberi panggung bagi organisasi baru tersebut.
Dugaan Conflict of Interest
Konflik semakin memanas setelah muncul dugaan kuat adanya conflict of interest dari pejabat olahraga yang diduga ikut mendirikan organisasi baru ini.
Salah satu pendiri diduga anak pejabat Komite Olimpiade Indonesia (KOI), sehingga menimbulkan kecurigaan adanya campur tangan kekuasaan dalam dunia olahraga amatir.
“Ini bukan sekadar soal organisasi, tapi soal integritas dan keselamatan atlet. Kami menolak segala bentuk pembegalan lembaga yang telah diakui KONI dan bertahun-tahun membina atlet dari akar rumput,” tegas Shelly.
Sebagai organisasi yang berdiri sejak 1959 dan memiliki jaringan di seluruh provinsi, Pertina menolak keras dominasi organisasi baru yang “baru lahir kemarin sore”.
Pertina dan mayoritas provinsi mendesak pemerintah serta otoritas olahraga nasional segera turun tangan untuk menghentikan intervensi politik dalam dunia olahraga dan memastikan keselamatan atlet tetap menjadi prioritas utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla





