Akurat

Wow! One Piece Duduki 10 Besar Di Netflix, Ditonton 18,5 Juta Kali Selama 4 Hari

| 6 September 2023, 19:00 WIB
Wow! One Piece Duduki 10 Besar Di Netflix, Ditonton 18,5 Juta Kali Selama 4 Hari

AKURAT.CO, One Piece menduduki posisi puncak 10 besar serial Netflix. Serial live action tersebut ditonton 18,5 juta kali selama empat hari penayangan sejak rilis pada 31 Agustus lalu.

Berdasarkan situs Netflix Tudum, One Piece telah ditonton sebanyak 140,1 juta jam untuk periode yang sama di kategori serial TV berbahasa Inggris.

Serial yang diadaptasi dari manga karya Eiichiro Oda itu juga menduduki posisi nomor 1 di 46 negara dan masuk 10 besar di 93 negara setelah empat hari penayangan.

Angka tersebut lebih gemilang daripada sehari sebelumnya. Serial tersebut sebelumnya menduduki posisi puncak di Netflix di 84 negara saat debut di akhir pekan.

Baca Juga: 5 Perbedaan One Piece Live Action Dan Versi Anime Dalam Alur Cerita Hingga Karakter

Capaian One Piece juga mengalahkan dua serial orisinal Netflix lainnya, yaitu Wednesday dan Stranger Things musim keempat.

Kedua serial tersebut mengisi posisi pertama di 83 negara saat debut penayangan di akhir pekan, dan One Piece pun melampauinya.

Serial live action One Piece yang merupakan karya adaptasi dari mangaka Eiichiro Oda sejauh ini mendapatkan review yang positif, baik dari kritikus maupun penonton.

Eiichiro Oda mengawasi langsung produksi serial live action One Piece dengan menduduki kursi produser eksekutif. Sedangkan, Steven Maeda berlaku sebagai sutradara dan penulis, dan Matt Owens menjadi salah satu penulis dan produser eksekutif.

Serial live action One Piece memiliki lima pemeran utama, yaitu Iñaki Godoy yang berperan sebagai Monkey D. Luffy, Mackenyu sebagai Roronoa Zoro, Emily Rudd sebagai Nami, Jacob Romero Gibson sebagai Usopp, dan Taz Skylar sebagai Sanji.

Serial live action One Piece sudah bisa disaksikan di Netflix sejak 31 Agustus 2023.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.