Akurat Logo

Pablo Benua Pasang Badan Sebut Sarwendah Tak Pernah Bobol Email: Murahan!

Nuzulul Karamah | 13 Oktober 2026, 14:43 WIB
Pablo Benua Pasang Badan Sebut Sarwendah Tak Pernah Bobol Email: Murahan!
Sarwendah. - Instagram/sarwendah29

AKURAT.CO Pihak Sarwendah akhirnya angkat bicara memberikan respons menohok terkait mencuatnya kabar laporan polisi yang dilayangkan mantan suaminya, Ruben Onsu, ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026 atas dugaan akses ilegal (illegal access) dan peretasan email.

​Kuasa hukum Sarwendah, Pablo Benoa, membantah keras tuduhan yang menyebut bahwa kliennya telah melakukan pembobolan akun personal.

Baca Juga: Hak Asuh Anak Berlanjut ke Pembuktian, Hakim Buka Peluang Panggil Anak Ruben Onsu dan Sarwendah

​Pablo menerangkan, berdasarkan informasi resmi dari kepolisian, laporan yang kini berproses di polda belum mencantumkan nama Sarwendah sebagai terlapor.

​"Setelah kami telusuri dan kami lihat preskonnya, terutama apa yang disampaikan oleh Humas Polda Metro Jaya, terlapornya adalah dalam lidik, dalam penyelidikan. Jadi tidak ada yang mengacu kepada klien kami, Sarwendah. Belum ada terlapor yang disebut melaporkan Sarwendah, itu enggak benar. Kami bantah secara tegas," ujar Pablo Benoa di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026).

​Pablo meluruskan bahwa kliennya tidak pernah terlintas niat maupun melakukan aksi mengambil data pribadi milik orang lain secara ilegal.

Terkait tudingan akun email yang bermasalah, situasi itu terjadi secara alamiah lantaran perangkat ponsel tersebut pada mulanya merupakan hadiah dari Sarwendah untuk Betrand Peto (BP) sewaktu mereka masih hidup satu atap.

​"Email tersebut tertaut sejak saudara BP ada atau tinggal bersama klien kami, Sarwendah. Di sanalah handphone tersebut sudah diberikan atau dihadiahi kepada saudara BP. Jadi enggak ada itu istilah pembobolan email dan lain-lain. Sebenarnya kita pakai logika simpel saja," tuturnya.

Baca Juga: Sengketa Hak Asuh Memanas, Sarwendah Adukan Ruben Onsu ke Komnas Perlindungan Anak

​Tak cuma membantah, Pablo justru mencium kecurigaan bahwa laporan polisi tersebut sengaja ditiupkan demi membalikkan situasi serta membentuk opini publik seolah-olah pihak pelapor menjadi korban.

​"Pertanyaannya adalah apakah memang ini diunggah hanya untuk menarik simpati masyarakat? Apakah memang video tersebut dibuat untuk membangun isu baru seakan-akan saudara RO adalah pihak yang sedang dizolimi? Apakah saudara RO ingin membangun opini seakan-akan mantan istrinya sedang mencoba membobol email saudara BP?" cecar Pablo.

​Oleh karena itu, Pablo meminta publik serta warganet di media sosial agar tetap jeli dan tidak gampang termakan oleh strategi pengalihan isu yang dinilainya sengaja didramatisasi.

​"Mungkin dia merasa isunya sudah beredar ke mana-mana, 'yuk kita buat isu baru untuk mengalihkan situasi.' Saya minta kepada masyarakat untuk jangan mau teralih oleh isu-isu murahan yang dibuat-buat sedemikian rupa agar terlihat seperti korban," tegasnya.

​Di akhir keterangannya, Pablo melayangkan sentilan mendalam kepada kuasa hukum pelapor, Minola Sebayang.

Minola dinilai telah melanggar ketentuan perlindungan data pribadi akibat tindakan mengumbar nomor ponsel serta email kliennya ke hadapan publik.

​Atas perbuatan tersebut, pihak Sarwendah mengisyaratkan tengah menimbang untuk mengambil tindakan hukum balasan secara tegas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.