Akurat Logo

Pakai High Heels 20 Cm hingga Gemetar, Haviza Devi Anjani Ungkap Tantangan Karakter Protagonis Antagonis di Cinta Seluas Samudra

Nuzulul Karamah | 12 Oktober 2026, 20:51 WIB
Pakai High Heels 20 Cm hingga Gemetar, Haviza Devi Anjani Ungkap Tantangan Karakter Protagonis Antagonis di Cinta Seluas Samudra
Haviza Devi Anjani

​AKURAT.CO Pengalaman unik sekaligus mendebarkan dialami aktris cantik Haviza Devi Anjani saat didapuk memerankan karakter Hana dalam sinetron terbaru Cinta Seluas Samudra.

Istri aktor Harris Vriza ini harus berjuang ekstra menaklukkan tantangan fisik dengan mengenakan sepatu hak setinggi 17 hingga 20 sentimeter saat melakoni adegan catwalk.

Baca Juga: Profil Haviza Devi Anjani, Artis Cantik yang Resmi Menikah dengan Harris Vriza Usai 5 Tahun Pacaran

​Melalui wawancara virtual pada Kamis (8/10/2026), aktris berusia 29 tahun ini menceritakan pengalamannya saat harus berperan sebagai model ambisius dan antagonis yang dipasangkan langsung dengan jajaran model profesional. Tantangan tersebut langsung ia rasakan sejak awal proses syuting.

​"Tantangan terberat itu waktu episode awal, saat Hana masih aktif menjadi model. Aku disandingkan dengan model-model sungguhan yang tingginya luar biasa," ujar Haviza Devi.

​

Baca Juga: Profil Haviza Devi Anjani, Pemain Sinetron yang Resmi Dilamar Harris Vriza

Kondisi panggung catwalk di lokasi syuting yang dirancang tinggi dari lantai pun kian menambah rasa deg-degan.

​"Kemudian, panggung catwalk di lokasi syuting dibuat tinggi sekali dari lantai," tutur Haviza.

​Demi menyelaraskan proporsi visual di kamera agar seimbang dengan para model profesional, tim kostum terpaksa mengganti alas kaki yang semula dikenakan Haviza dengan sepatu hak yang jauh lebih tinggi.

​"Awalnya aku sudah memakai sepatu hak 12 sentimeter, tetapi tetap terlihat sangat jauh perbedaannya dengan model aslinya. Akhirnya, tim kostum memberiku sepatu hak sekitar 17 sampai 20 sentimeter," kata Haviza.

​Mengenakan sepatu super tinggi di panggung megah rupanya membuat Haviza sangat tegang lantaran khawatir akan terjatuh saat pengambilan gambar.

​"Berjalan di atas panggung setinggi itu dengan sepatu hak setinggi itu membuat kakiku benar-benar gemetar. Kakiku gemetar dan tanganku sedikit basah oleh keringat dingin karena takut terjatuh," ungkap Haviza.

​Meski diliputi rasa takut, Haviza bersyukur adegan tersebut dapat tuntas diselesaikan dengan hasil yang memuaskan.

​"Namun, syukurlah berhasil dan adegannya terlihat bagus. Itu seru dan sangat menantang," ucap Haviza.

​Tak hanya ujian fisik, Haviza juga harus memeras emosi saat melakoni adegan Hana diusir dari rumah kekasihnya, Adrian. Cuaca terik di lokasi syuting diakuinya menjadi ujian tersendiri untuk menjaga fokus.

​"Saat pengambilan gambar itu, cuacanya sangat panas dan terik, sementara adegannya berat secara emosi. Aku membutuhkan konsentrasi dan usaha ekstra karena tidak ingin hasilnya asal-asalan," ujar Haviza.

​Ia menegaskan pentingnya kontinuitas emosi agar pesan dan keputusasaan karakter Hana sampai ke hati penonton.

​"Perubahan dari memiliki tempat tinggal sampai kebingungan terlunta-lunta tanpa tahu harus pergi ke mana itu emosinya harus tersampaikan," tutur Haviza.

​Dalam sinetron Cinta Seluas Samudra, Haviza beradu akting dengan deretan bintang papan atas seperti William Roberts, Jonas Rivanno, Adinda Azani, Jasmine Meijers, Miller Khan, hingga Dylan Carr.

Untuk mencairkan suasana dengan para pemain yang lebih muda, Haviza punya trik khusus agar akting mereka di depan kamera mengalir alami.

​"Pendekatanku kepada pemain yang lebih muda lebih banyak dengan mengajak mereka mengobrol. Kalau sudah nyaman dan saling mengenal dekat, saat pengambilan gambar rasanya lebih rileks, tidak ada rasa canggung atau sungkan lagi," kata Haviza.

​Sinetron Cinta Seluas Samudra sendiri hadir menyapa pemirsa setia SCTV setiap hari pada pukul 18.25 WIB.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.