Bukan Soal Pidana, Ini Alasan Utama Sarwendah Minta Bantuan Komnas Anak

AKURAT.CO Alasan di balik langkah taktis penyanyi Sarwendah menyambangi Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak) akhirnya terkuak.
Mantan personel Cherrybelle tersebut ternyata berada dalam posisi dilematis setelah anak-anaknya menunjukkan penolakan saat dibujuk untuk bertemu dengan sang ayah, Ruben Onsu.
Baca Juga: Komnas PA Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Redam Ego demi Anak
Tim kuasa hukum Sarwendah, Pablo Putra Benua dan Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa kedatangan kliennya ke lembaga tersebut sama sekali bukan untuk melaporkan dugaan tindak pidana, melainkan murni demi meminta konsultasi dan pendampingan psikologis bagi buah hatinya.
"Sebenarnya sebelumnya, Sarwendah sudah ke KPAI dan PPPA didampingi oleh rekan kita, Chris Sam Siwu, ya. Sudah didampingi di sana, lalu kita juga ke Komnas Anak karena anak-anak tersebut sudah dibujuk berulang kali oleh Sarwendah, tetapi anak-anak tersebut muncul kesan menolak untuk bertemu dengan ayahnya. Sarwendah sudah melakukan itu berkali-kali," ungkap Pablo Benua saat menggelar konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
Situasi kian pelik ketika hasil pemeriksaan psikologis menunjukkan adanya dampak kurang baik apabila anak-anak terus-menerus didesak.
Bujukan berulang dari Sarwendah justru memunculkan kesalahpahaman di benak sang buah hati.
"Lalu karena anak-anak menolak, Sarwendah merasa jadi serba salah. Tidak mempertemukan, dia tetap digoreng-goreng, tetap diisukan yang tidak benar. Membujuk, takutnya nanti dianggap kesannya terlalu keras, menekan," terang Pablo.
"Ada kesan anak-anak yang timbul di pikirannya bahwa seakan-akan Sarwendah mengusir anak-anak ketika menyuruh mereka bertemu dengan Saudara Ruben," tambahnya.
Melihat ketegangan tersebut, pihak Sarwendah memilih mempercayakan penanganan masalah ini kepada Komnas Anak sebagai lembaga independen yang berkompeten.
Pablo juga meluruskan tuduhan liar yang menyebut kliennya melayangkan laporan kepolisian.
"Kita datang ke Komnas, kita ingin mengadukan. Tapi mohon maaf, aduan tersebut bukan berarti kita mengalami suatu peristiwa pidana atau suatu peristiwa yang adil dan merugikan, enggak seperti itu. Mengadu tadi itu dalam hal kita meminta saran, meminta rekomendasi dari Komnas Anak yang merupakan ahli di dalam perlindungan anak," pukasnya.
Melalui konsultasi ini, Sarwendah berharap hubungan Ruben Onsu dan anak-anak dapat kembali pulih tanpa harus menunggu keputusan akhir persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saat ini, para buah hati juga tengah menjalani pemulihan psikologis secara intensif.
"Karena anak-anak saat ini sedang melakukan rehabilitasi atas psikologi dan sosialnya, yang dilakukan oleh tim psikolog dari Komnas Anak," tutur Pablo.
Senada dengan Pablo, Chris Sam Siwu menekankan bahwa seluruh langkah hukum dan konsultasi yang ditempuh telah dirancang secara matang demi memprioritaskan kesehatan mental anak-anak, jauh dari kesan memperkeruh suasana di ruang publik.
"Kehadiran klien kami didampingi oleh rekan sejawat Pablo Benua di Komnas Anak, tentunya sudah dengan koordinasi kami. Kita ingin bekerja bersama demi kepentingan anak. Sekali lagi, tidak demi klien kami Sarwendah, tidak demi Ruben Onsu, klien Bang Minola, tetapi demi kepentingan anak," pungkas Chris Sam Siwu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 3Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 5Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 6Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 8Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat






