Sempat Antusias, Ria Ricis Batal Terbang Naik Helikopter Akibat Pelayanan Buruk

AKURAT.CO Kejadian tak menyenangkan dialami oleh kreator konten dan selebgram ternama Ria Ricis saat berlibur di Bali.
Wanita kelahiran 1995 itu mendadak membatalkan niatnya untuk terbang menggunakan helikopter bersama sang buah hati akibat pelayanan petugas penyedia jasa yang dinilai judes dan membeda-bedakan tamu lokal dengan turis asing.
Curhatan tersebut dibagikan Ricis melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, @RicisOfficial1795, pada 25 September 2026 lalu.
Baca Juga: Sengaja Cari Tempat Sepi, Ria Ricis Pilih Thailand Jadi Lokasi Ulang Tahun ke-31
Awalnya, Ricis tampak sangat antusias menunggu giliran terbang. Namun, suasana hatinya mendadak berubah akibat respons dingin dan ketus dari petugas lapangan.
Padahal, adik dari Oki Setiana Dewi ini mengaku telah melunasi pembayaran dan datang tepat sesuai jadwal yang ditentukan.
“Enggak jadi naik ya, mbak-mbaknya judes. Kita sudah bayar padahal. Soalnya mbak-mbaknya judes nih. Ayo! Enggak jadi,” ucap Ricis dalam videonya.
Ia menyayangkan sikap staf heliport yang dinilai kurang profesional. Lebih lanjut, Ricis merasa mendapatkan perlakuan diskriminatif lantaran petugas terlihat ramah dan melemparkan senyum hangat saat melayani turis asing, sangat berbanding terbalik ketika berhadapan dengannya.
“Aduh judes banget nih heliport nih, aduh sayang banget. Kita datang tepat waktu, kita sudah bayar, ya walaupun dapat korting karena mau barter Instastory. Terus, habis itu dari awal lihat udah judes,” lanjutnya lagi.
Kesan tak ramah itu semakin terasa saat petugas mendatangi ruang tunggu untuk menawarkan sesi foto pra-terbang.
Ketika Ricis bertanya mengenai urutan antrean secara baik-baik, respons yang diterimanya justru terkesan menyebalkan.
Baca Juga: Ria Ricis Kasih Kos-kosan untuk Moana, Ternyata Ini Alasannya
Usai Ricis menolak tawaran foto tersebut, petugas langsung menutup pintu ruang tunggu.
Berangkat dari pengalaman tak mengenakkan ini, Ricis memberikan pesan mendalam terkait pentingnya hospitality dan keramahan dalam dunia usaha serta pelayanan publik.
"Siapa pun kita, kalau lagi melayani orang lain, sambutlah orang dengan senyuman. Walaupun sedang bad mood atau ada masalah," ungkap Ricis.
Ibu satu anak yang pernah mengenyam pendidikan di bidang pemasaran ini menegaskan bahwa sikap ramah adalah fondasi utama dalam bisnis jasa. Bagi Ricis, kepuasan dan kenyamanan pelanggan harus menjadi prioritas utama.
"Sebagai orang yang pernah belajar marketing dan sering bertemu banyak orang, apalagi kalau orang itu mau memakai jasa kita, banyak-banyaklah tersenyum. Mau refund atau tidak, terserahlah," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat






