Akurat Logo

Putuskan Jadi Mualaf, Ruben Onsu Pastikan Tak Pernah Ajak Betrand Peto Pindah Keyakinan

Nuzulul Karamah | 16 September 2026, 12:54 WIB
Putuskan Jadi Mualaf, Ruben Onsu Pastikan Tak Pernah Ajak Betrand Peto Pindah Keyakinan
Ruben Onsu dan Betrand Peto

AKURAT.CO Presenter Ruben Onsu membagikan cerita menyentuh mengenai toleransi beragama di dalam lingkaran keluarganya.

Pasca-memutuskan berpindah keyakinan menjadi seorang mualaf, Ruben menegaskan bahwa perbedaan agama tidak menghalangi keharmonisan hubungan antara dirinya dan sang putra, Betrand Peto Putra Onsu (Onyo).

Baca Juga: Tak Terima Namanya Dicoreng, Betrand Peto Ungkap Alasan Tak Mungkin Lakukan Asusila

​Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Ruben menceritakan bahwa seluruh buah hatinya telah mengetahui keputusannya memeluk agama Islam jauh sebelum hal tersebut diketahui masyarakat luas.

​"Sebelum saya memberitahukan ke publik, justru anak-anak saya yang tahu terlebih dahulu kalau saya sudah menjadi seorang muslim. Saya menjelaskan bagaimana kita tetap saling support, dan saat itu jawaban mereka yang membuat suasana cair," tulis Ruben Onsu dikutip, Rabu (16/9/2026).

​Mengenai hubungannya dengan Onyo yang saat ini tinggal bersamanya, Ruben menegaskan tidak pernah ada unsur pemaksaan untuk mengikutinya berpindah agama. Bagi presenter papan atas ini, urusan spiritual merupakan wilayah pribadi setiap insan.

​"Dan sampai saat ini Onyo tinggal sama saya, tidak sedikit pun terucap dari mulut saya untuk mengajak dia ikut keyakinan saya," ungkap Ruben.

Baca Juga: Perselisihan Hak Asuh Ruben Onsu dan Sarwendah Memanas, Syarat Tes Kesehatan Picu Kebuntuan Mediasi

​Bentuk saling menghormati tersebut diperlihatkan secara nyata melalui aktivitas rutin setiap akhir pekan. Ruben tidak ragu untuk mengantarkan Onyo beribadah secara langsung.

​"Bahkan ketika di hari Minggu karena driver libur, jadi saya sering antar dia ke Gereja Katedral Jakarta Pusat," tutur Ruben.

​Keberadaan Gereja Katedral yang berdampingan dengan Masjid Istiqlal justru memberikan berkah tersendiri bagi Ruben.

Momen menunggu sang anak selesai misa ia manfaatkan untuk memperdalam ajaran Islam dan beribadah.

​"Lalu saya menunggunya sambil saya melakukan ibadah Ashar di Masjid Istiqlal. Sambil menunggu kabar kalau Onyo sudah selesai, justru karena Onyo saya jadi banyak bisa lakukan salat sunah dan lanjut menghafal surat-surat yang jadi PR saya dari guru ngaji saya," lanjutnya.

​Melalui perjalanan hidupnya bersama sang anak, Ruben berharap ikatan keluarganya bisa menjadi cermin bahwa perbedaan keyakinan bukan alasan untuk saling membatasi rasa kasih sayang.

​"Menciptakan dan saling support membuat kami terus belajar untuk kita hidup berdampingan untuk saling menghormati dari segala perbedaan. Karena agama itu sebuah keyakinan bukan paksaan. Dan perbedaan keyakinan itu bukan alasan," pungkas Ruben.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.