Heni Sagara Buka Suara Soal Isu Bunga, Tuding Pesaing Bisnis Pakai Cara Kotor
AKURAT.CO Dunia kecantikan Tanah Air kembali dihebohkan oleh perseteruan sengit para pengusahanya. Setelah lama bergeming atas berbagai tuduhan miring di media sosial, pengusaha sektor kecantikan dan kesehatan, Heni Sagara, akhirnya angkat bicara.
Ia menepis keras rumor terkait isu "bunga" yang menyeret namanya dan menyebut narasi tersebut sebagai propaganda persaingan bisnis tidak sehat.
Heni menegaskan bahwa kontroversi yang beredar luas bukanlah atas inisiatif maupun tindakannya. Menurutnya, ada oknum yang sengaja memanfaatkan situasi tersebut demi menekan posisi hukumnya.
Heni menilai narasi negatif yang dialamatkan kepadanya merupakan taktik gertakan agar dirinya bersedia menyabut laporan polisi yang sedang berjalan.
"Untuk kasus bunga yang membawa nama saya hingga menjadi berita yang sangat liar dan fitnahan di luar sana, faktanya itu bukan atas ide saya, melainkan ada oknum lain. Namun dimanfaatkan oleh pesaing bisnis saya untuk menjatuhkan saya dan memfitnah saya, karena ingin sekali melaporkan untuk menjadi laporan tanding atas kejahatannya memfitnah saya agar saya mencabut laporan kepadanya," ungkap Heni Sagara dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).
Tidak berhenti di situ, Heni juga memberikan peringatan terbuka kepada publik agar tidak mudah terkecoh oleh aksi gimik di media sosial.
Ia menyindir pihak lawan yang mendadak pasif setelah bukti hukum mulai terungkap ke publik.
"Hati-hati akan orang yang manipulatif. Dan yang awalnya aktif di media sosial saat ingin menjatuhkan saya, tapi ketika saya membuktikan kebenaran, dia sekarang diam seribu bahasa. Itu karena semua kezalimannya sudah terbongkar, termasuk percobaan pemerasan. Dan dia tidak bisa membela diri sama sekali, karena semua yang dikatakan tentang saya dan pabrik saya, semua yang dilakukan karena persaingan bisnis yang tidak sehat," tegasnya.
Heni memastikan bahwa operasional pabrik dan kredibilitas bisnisnya tetap berdiri di atas fakta yang sah. Saat ini, tim hukum Heni Sagara tengah melengkapi berkas bukti tambahan, termasuk indikasi dugaan pemerasan, untuk diserahkan ke pihak kepolisian guna mengusut tuntas kasus ini hingga meja hijau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






