20 Tahun Lawan Kelainan Tulang Belakang, Alyssa Soebandono Mantap Operasi Skoliosis
AKURAT.CO Kabar mengejutkan sekaligus melegakan datang dari aktris Alyssa Soebandono.
Setelah hampir dua dekade berjuang menghadapi kelainan tulang belakang atau skoliosis, istri dari Dude Harlino ini akhirnya mengambil langkah besar dengan menjalani prosedur operasi.
Baca Juga: Jadi Brand Ambassador SUN, Alyssa Soebandono dan Dude Harlino Berbagi Pengalaman Tangani GTM Anak
Melalui unggahan di akun Threads pribadinya pada Rabu (29/7/2026), ibu tiga anak tersebut membagikan kabar terbaru mengenai kondisinya pascaoperasi yang telah dilalui beberapa pekan lalu.
"Alhamdulillah, sedang dalam masa pemulihan pasca operasi skoliosis 3 minggu yang lalu," tulis Alyssa Soebandono.
Perjalanan bintang sinetron Inikah Rasanya ini dalam melawan skoliosis terbilang sangat panjang.
Alyssa pertama kali terdiagnosis mengidap kelainan tulang belakang sejak tahun 2006 dengan tingkat kelengkungan yang terbilang parah.
"Banyak keluhan dan bukan tanpa usaha sebelumnya. Aku didiagnosa tahun 2006 (S curve) dan secara derajat sudah kategori severe," ungkap aktris berusia 34 tahun itu.
Sebelum mantap naik ke meja operasi, Alyssa sudah mengupayakan berbagai metode pengobatan non-bedah selama belasan tahun.
Mulai dari penggunaan penyangga tulang belakang hingga latihan fisik khusus rutin ia jalani.
"Sudah coba pakai SpineCor brace (sambil sekolah dan shooting) selama 3 tahun, berenang, pilates dari tahun 2008-2026, dan fisioterapi. QadarAllah, dengan segala pertimbangan penuh, di tahun 2026 ini aku ikuti saran dokter untuk dioperasi ♡," terangnya.
Alyssa juga membeberkan detail kondisi tulang belakangnya sebelum dioperasi. Ia memiliki tiga kurva kelengkungan yang mencapai derajat cukup tinggi.
"Aku ada 3 kurva dan dioperasi saat 50 derajat," jelas Alyssa mengenai tingkat keparahan skoliosis yang diidapnya.
Baca Juga: Putuskan Pindah Agama, Kakak Alyssa Soebandono Sampai Dicari Lewat Dukun
Saat ini, fokus utama Alyssa adalah menjalani proses pemulihan. Atas arahan tim medis, ia rutin melakukan fisioterapi beberapa kali dalam seminggu untuk mengembalikan fleksibilitas dan kekuatan tubuhnya.
"Saat ini lagi rutin fisioterapi 2x seminggu; sesuai anjuran dokter," tutur Alyssa.
Tak lupa, Alyssa memberikan dukungan dan saran medis ringan bagi sesama pejuang skoliosis yang mungkin tengah mempersiapkan diri menghadapi prosedur serupa.
"Sambil menunggu (operasi), jangan lupa latihan napas, minum Zinc dan Vit. D, yah. Juga kalau bisa jalan kaki min. 30 menit setiap hari," pungkasnya memberikan semangat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








